BerandaHeadlineSarat Dugaan Kecurangan, Seleksi Perangkat Desa Tebat Sibun Terkesan Dipaksakan

Sarat Dugaan Kecurangan, Seleksi Perangkat Desa Tebat Sibun Terkesan Dipaksakan

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Meski sempat berapa kali tertunda, akhirnya seleksi Perangkat Desa, di Desa Tebat Sibun, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, kemarin Senin ( 24/10 ) sekira kurang lebih pukul 17:00 WIB mengikuti tes. Selasa ( 25/10/2022 ).

Tes seleksi tersebut, mulai dibuka panitia sekira pukul 16:05 wib, sudah molor selama dua jam lebih dari jadwal yang ditentukan jam 14:00 wib. Saat diwawancarai apa penyebab seleksi itu tertunda, Lestariata ( 32 ), selaku ketua panitia mengatakan, hal itu dikarenakan keterlambatan tim penguji dari pihak PMD Seluma.

” pihak PMD selaku tim penguji sedikit terlambat karena jadwal mereka padat.” kilah Ketua panitia.

Namun menurut Nova, masyarakat setempat, dengan molornya kegiatan tersebut, tes seleksi perangkat desa yang digelar terkesan dipaksakan dan janggal, sebab keterlambatan pihak tim penguji seperti sudah dikondisikan.

” itupun waktu dimulainya seleksi juga sudah jam 4 sore lewat, jam kerja sudah habis, ini jam pemerintahan loh..!, bukan jam musyawarah mufakat keluarga bisa jam berapa saja, atau mungkin tim penguji ( utusan PMD Seluma ) nyari seseran diluar jam Dinas.” tandas Nova, seraya bertanya.

Nova juga menerangkan, kalau peserta yang mendapatkan nilai tinggi juga sudah diprediksi sejak jauh hari sebelum seleksi dimulai, sebab desas-desus yang memenangkan tes seleksi sudah diketahui masyarakat banyak.

” tentunya kalau ada asap pasti ada api, dan kami sangat meyakini dan menduga kalau pada tes ini ada kangkalingkong.” tegasnya.

Sementara itu kepada awak media, Desna, salah satu peserta tes mengungkapkan, ada beberapa poin protes yang menjadi tuntutan dirinya bersama peserta lainya ke pihak panitia dan tim penguji, salah satunya jadwal pendaftaran yang hanya diberikan selama 5 hari. Tiga hari masa kerja dan dua hari dihari libur. Selanjutnya, tiga kali jadwal seleksi ada terjadi pembatalan.

” Sudah nampak ada dugaan kecurangan dan nepotisme yang dilakukan tim penguji dan panitia. Selain hari pendaftaran yang singkat, dan adanya terjadi pembatalan sebanyak tiga kali. tes ( red,Senin 24/10 ) pukul 14.00 wib, namun ternyata kembali diundur hingga pukul 16.00 wib.” tuturnya.

” pertama tanggal (Selasa 11/10) dengan dalih anggaran tidak ada, yang kedua hari jumat tanggal (21/10) pukul 17.30 wib terjadi pembatalan lagi dengan dalih tidak sesuai prosedur dan yang ketiga sudah dijanjikan tes pada hari ini pukul 14.00 wib, namun ternyata kembali diundur hingga pukul 16.00 wib. Ini yang jadi pertanyaan kami,” terangnya. saat dimintai detil tanggal dan hari pembatalan pelaksanaan tes.

Hal yang lebih mengejutkan disampaikan oleh Iik, salah satu calon peserta tes perangkat Desa Tebat Sibun sebelumnya. ternyata beberapa tahun yang lalu dugaan kecurangan juga dirasakannya beserta rekan tes lainnya pada tahun 2019, Ia mengaku meski terdaftar sebagai peserta tetapi tidak dilibatkan tes seleksi perangkat.

” walaupun pada tes seleksi sekarang dugaan kecurangan ketara, tetapi setidaknya tes masih terlaksana. Kami, waktu itu tidak ada tes sama sekali, lebih parahnya tiba-tiba saja orang pilihan yang dimenangkan langsung dilantik.” singkatnya. ( Do ).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments