pensiljurnalis.my.id, Seluma – Rencana penambangan emas di kawasan Bukit Sanggul, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, terus menuai perhatian publik secara luas.
Menanggapi dinamika tersebut, Bupati Seluma, Teddy Rahman, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa jika proyek penambangan emas berskala besar ini direalisasikan, maka orientasi utamanya wajib memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.
Teddy mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dan pandangan mereka secara konstruktif berdasarkan latar belakang profesi serta keilmuan masing-masing agar keputusan yang diambil tepat sasaran.
“Keterlibatan masyarakat dalam membahas rencana tambang emas ini sangat penting. Berbagai sudut pandang yang disampaikan akan menjadi bahan diskusi krusial untuk menentukan keputusan yang tepat,” ujar Teddy.
Teddy menekankan agar ruang diskusi yang berkembang tidak hanya berjalan searah atau terjebak pada satu aspek saja. Ia mendorong adanya kajian komprehensif yang menyoroti berbagai dampak multidimensi, mulai dari sektor agraria hingga stabilitas ekonomi lokal.
“Jika kita seorang petani, bersuaralah mengenai dampaknya terhadap sektor pertanian. Begitu pula para pekerja dan pedagang, mari cermati dari aspek roda perdagangan dan peluang kerja yang mungkin tercipta. Diskusi ini akan jauh lebih hidup dan objektif jika kita bicara sesuai dengan peran dan kapasitas keilmuan kita,” jelas Teddy Rahman.
Lebih lanjut, Teddy memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam mengawal hak-hak masyarakat agar aktivitas pertambangan ini tidak hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu semata.
“Setiap hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak akan kami negosiasikan secara ketat. Ketika tambang ini beroperasi, asas manfaatnya harus bisa dirasakan secara inklusif oleh seluruh warga,” tegasnya.
Di sisi lain, Teddy juga memberikan catatan kritis agar sektor-sektor produktif yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tidak boleh terganggu atau terpinggirkan oleh aktivitas korporasi pertambangan ke depan.
Melalui pendekatan berbasis kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Seluma berharap perdebatan mengenai proyek Bukit Sanggul dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang matang, berkeadilan, serta mampu mengakomodasi seluruh kepentingan strategis daerah.
Pewarta      : Redaksi/Renaldi
Editor        : Do





