pensiljurnalis.my.id, Seluma – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, secara tegas meminta masyarakat dan kelompok tani untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya sebuah akun palsu di platform Instagram yang mencatut nama dan foto dirinya.
Arian menyatakan bahwa dirinya secara pribadi tidak pernah membuat atau mengoperasikan akun media sosial tersebut. Ia mengimbau warga agar tidak mudah percaya dengan pesan atau aktivitas apa pun yang bersumber dari akun bodong itu.
“Saya tegaskan, saya tidak pernah membuat atau mempunyai akun Instagram. Jadi kalau ada akun yang menggunakan nama atau foto saya, itu dipastikan palsu,” kata Arian Sosial kepada media.
Peringatan ini sengaja dikeluarkan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban penipuan. Terlebih lagi, saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Seluma sedang gencar mengusulkan dan menyalurkan berbagai program bantuan alat pertanian serta fasilitas pendukung lainnya untuk kelompok tani.
Situasi tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan modus penipuan kejahatan siber. Biasanya, pelaku kejahatan memanipulasi korban dengan menjanjikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), asalkan korban bersedia menyetorkan sejumlah dana terlebih dahulu sebagai biaya administrasi atau uang pelicin.
Menanggapi potensi modus tersebut, Arian menegaskan bahwa seluruh program bantuan dari Dinas Pertanian Seluma memiliki prosedur yang jelas melalui kelompok tani dan penyuluh lapangan.
Masyarakat diimbau untuk segera mengabaikan, memblokir, atau melaporkan akun Instagram palsu tersebut jika menerima pesan mencurigakan. Petani juga diminta untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke kantor Dinas Pertanian atau melalui petugas penyuluh lapangan (PPL) resmi jika menerima informasi terkait bantuan.
“Kami minta seluruh petani dan masyarakat Seluma untuk tidak merespons jika dihubungi oleh akun tersebut. Terutama jika ada yang meminta uang dengan menjanjikan bantuan atas nama saya, segera konfirmasi dengan petugas PPL dan laporkan karena itu murni penipuan,” tutup Arian.
Pewarta        : Redaksi/Renaldi
Editor          : Do





