pensiljurnalis.my.id, Seluma – Kepolisian Daerah Bengkulu secara resmi menetapkan dua ASN Dispendik Kabupaten Bengkulu Utara sebagai tersangka terkait fee proyek kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Utara. Minggu ( 13/11/2022 ).
Kedua tersangka tersebut yakni KM selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan SA yakni Kasi Sarana dan Prasarana Bid Pembinaan Sekolah Dasar.
“Benar keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka saat ini tengah dilakukan penahanan guna mempermudah proses penyidikan” terang Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH ketika dikonfirmasi, Sabtu (12/11).
Lanjutnya menyampaikan, Keduanya terbukti meminta fee kepada pihak ketiga dalam proses pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa tersebut. Apabila permintaan tersangka tidak dipenuhi maka mereka mengancam akan menghambat dalam proses pencairan yang mana pekerjaan dilapangan sudah selesai dikerjakan 100%.
Untuk diketahui sebelumnya bertepatan di hari pahlawan, kedua tersangka terjaring OTT oleh Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu.
” Kedua ASN tersebut kemudian digiring ke Polda Bengkulu untuk diperiksa hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka”. tukasnya mengakhiri. ( Do ) source: Humas Polda Bengkulu.





