Seluma – DPRD Seluma gelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi tentang Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD,.Nofi Eriyan Andesca, S.Sos, Anggota DPRD Seluma serta Wakil Bupati Seluma Drs. Gustianto, Plt. Sekretaris Daerah kabupaten seluma Drs. Darpinudin, Unsur FKPD dan Kepala OPD serta para Camat dan tamu undangan lainnya. Senin ( 21/6/2021 )

Pada kata sambutannya juru bicara BANGGAR DPRD Seluma Dodi Sukardi mengapresiasi dan berterima kepada tim TAPD Kabupaten Seluma, adapun hasil dari rangkaian pembahasan Raperda tersebut ditingkat BANGGAR sebagai berikut :
– Pendapatan Rp. 892.591.305.931,00
– Belanja Rp. 918.591.196.414,00
– Surplus Rp. 25.999.890.482,00
– Penerimaan pembiayaan daerah
Rp. 62.356.423.200,00
– Pengeluaran pembiayaan daerah
Rp. 3.856.960.000,00
– Pembiayaan Neto Rp. 58.499.472.200,00
– Sisa lebih Pembiayaan tahun 2020 atau Silpa
Rp. 32.499.581.717,00
” Pada kesempatan ini, kami banggar DPRD Kabupaten Seluma dengan memperhatikan apa yang telah menjadi hasil pembahasan antara banggar DPRD Seluma dengan TAPD Kabupaten Seluma terhadap Raperda pertanggungjawaban APBD anggaran Kabupaten Seluma tahun 2020 ” Paparnya
Selanjutnya H. Suhandi, S.Sos juru bicara fraksi PPS pada penyampaian pendapat akhir terhadap Perda tersebut memaparkan beberapa catatan kepada Pemda Seluma antara lain
1. Meminta kepada instansi OPD terkait untuk melakukan perencanaan yang efisien dan matang terhadap peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah ( PAD ) yang masih terbilang kecil, serta meminimalisir dugaan kebocoran potensi pendapatan asli daerah
2. Meminta Pemda Seluma segera menyelesaikan dan mencari jalan solusi terhadap sepuluh temuan pemeriksaan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, agar temuan tersebut tidak menjadi masalah dikemudian hari.
3. Meminta agar ada peningkatan terhadap pendapatan asli daerah dengan cara membentuk Panitia Khusus ( PANSUS ) tentang peningkatan pendapatan asli daerah.

4. Menyampaikan bahwa perlu adanya kalendar bersama antara DPRD Seluma dengan Pemda Seluma, agar dalam setiap pembahasan anggaran baik APBD tahunan ataupun APBD perubahan efisien, efektif, transparan dan akuntabel
5. Meminta OPD lingkungan hidup dan seluruh pelaku usaha membuat surat pernyataan kesanggupan pengelolaan pemantauan lingkungan hidup ( SPPL ) terhadap pelaku usaha seperti
– Perusahaan Sawit, Karet, Batu Bara, dan lainnya terkait pengelolaan limbah
– Bengkel terkait limbah B3.
– RSUD, Rumah Sakit Swasta.
– Klinik terkait limbah Medis.
6. Meminta kepada OPD terkait untuk meningkatkan pengelolaan aset daerah yang profesional dan modern untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemda Seluma, khususnya dalam hal pengelolaan aset daerah sehingga dapat meningkatkan PAD.
7. Meminta kepada Pemda Seluma untuk lebih profesional, efisien dan efektif dalam melakukan pengeluaran anggaran serta mengikuti tahapan-tahapan sesuai prosedur yang berlaku.
8. Meminta kepada Pemda memaksimalkan penyerapan anggaran untuk mendongkrak perekonomian akibat dampak covid-19, agar ekonomi segera pulih kembali.
9. Meminta supaya Banggar DPRD Seluma dan TAPD Seluma bisa menyamakan pendapatan dan belanja daerah, agar tidak terjadi defisit yang sangat besar, dan pemerintah harus mampu mencermati mana yang harus diutamakan dalam pembangunan infrastruktur, seperti kedepan seperti janji Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan membangun seribu jalan mulus.
10. Meminta menyatukan kesepahaman dalam pemikiran dan kebersamaan dalam melangkah untuk mensukseskan pembangunan daerah.

” Seperti pada rapat sebelumya kami fraksi PPS sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran yang telah berhasil meraih predikat Opini WTP, karena sudah belasan tahun dari tahun 2003, Kabupaten Seluma hanya meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian ( WDP ) bahkan pernah meraih Opini disclaimer, tahun pertama menjabat Bupati dan Wakil Bupati Seluma terpilih sudah meraih WTP ” Pujinya
Selanjutnya dari ketujuh fraksi yang setuju Raperda tersebut ditingkatkan menjadi Perda 2020 dengan catatan-catatan yaitu Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Perindo, Fraksi Amanat Persatuan Indonesia (API), Fraksi Persatuan Pembagunan Sejahtera (PPS), Fraksi PDIP dan Fraksi Demokrat, sedangkan Fraksi Gerindra dinyatakan abstain berdasarkan keputusan bersama Anggota DPRD Seluma karena tidak ada perwakilan.

Drs. Gustianto Wakil Bupati Seluma dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada DPRD Kabupaten Seluma yang telah berkenan memberikan tanggapan, sumbangan pemikiran, rekomendasi dan perhatian, Serta kesungguhan untuk membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Seluma TH 2020. ( Hendri/Advetorial )





