pensiljurnalis.my.id, Seluma – Keputusan wali murid Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Seluma (SMAN 8 Seluma) Desa Talang Kabu, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, untuk menggelar acara perpisahan sebagai moment akhir kebersamaan anak-anaknya dibangku Sekolah sepertinya sudah bulat.
Puncaknya beberapa waktu lalu, wali murid kelas XII dan Siswa yang sempat hadir serta pengurus Komite, meminjam gedung laboratorium SMAN 8 Seluma untuk mengadakan rapat kesepakatan pembentukan panitia sekaligus menentukan jumlah Iuran kegiatan perpisahan yang rencananya akan dilaksanakan pada 20 April mendatang.
Meski pihak sekolah sudah menjelaskan tentang terbitnya surat edaran gubernur Bengkulu tentang larangan mengadakan acara perpisahan, tidak menyurutkan langkah Wali Murid pelajar kelas XII, SMAN 8 Seluma, untuk menggelar acara perpisahan pasca ujian yang saat ini tengah bergulir itu.
Kepada media pensiljurnalis, Zon Putra Jayadi, salah satu wali murid kelas XII SMAN 8 Seluma, mengatakan orang tua murid memahami betul maksud baik dari surat edaran larangan yang diterbitkan oleh Gubernur Bengkulu.
Namun, moment acara perpisahan pelepasan adalah salah satu moment berharga yang sudah dinanti kurang lebih 3 tahun lamanya oleh murid-murid.

“sudah tentu acara perpisahan ini menjadi moment sangat berharga bagi anak-anak, karena ini menjadi moment terakhir bagi mereka berkumpul di sekolah sebagai pelajar, setelah itu mereka akan menjalani kehidupan barunya masing-masing,” ucapnya dengan nada haru dan sangat mendukung kegiatan tersebut.
Ia juga mengatakan, kalau acara tersebut murni atas inisiatif wali murid dan siswa/i tanpa ada unsur intimidasi serta paksaan dari pihak manapun terutama pihak sekolah, termasuk tidak ada maksud untuk menentang surat edaran dari Gubernur Bengkulu.
“ini murni kesepakatan bersama, tidak ada campur tangan pihak sekolah. Kami juga sudah membuat surat permohonan kepada pihak Sekolah untuk meminjam lokasi gedung sebagai tempat kegiatan,” sampai Zon Putra Jayadi.
“dari hasil rapat wali murid, disepakati bagi murid yang mau ikut acara perpisahan silahkan membayar Iuran kepada Panitia Perpisahan, yang kami percayakan kepada ketua Komite. Bagi wali murid yang tidak mau tidak jadi masalah,” sambungnya.


