BerandaHeadlineDugaan Pencemaran Limbah Pabrik, RTP Surati Polda Bengkulu dan DLHK

Dugaan Pencemaran Limbah Pabrik, RTP Surati Polda Bengkulu dan DLHK

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Tampaknya pernyataan kuasa hukum Rian Thaariq & Patners, yang ditunjuk warga yang diduga terdampak minyak kotor/limbah produksi pabrik CPO PTPN VII, Unit Usaha Talo-Pino, Pring Baru, yang dikelola PT. Cipta Graha Garwita (PT. CGG), khususnya warga Desa Padang Batu Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, bukan isapan jempol belaka.

Keseriusan Lembaga Bantuan Hukum Rian Thaariq & Patners, seperti yang diungkapkan oleh Rian Putranto, S.H, M.H, yang didampingi oleh Thaariq Alfhatan, S.H, M.H, kemaren Rabu (15/2) pada saat bertemu dengan beberapa perwakilan warga desa tersebut untuk memperjuangkan hak warga ternyata bukan gertak sambal.

“Allhamdulillah, surat ke Polda Bengkulu dan ke DLHK Provinsi Bengkulu, sudah kita masukan semua, mohon do’a nya semoga berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan warga yang diamanatkan kepada kami (Rian Thaariq & Patners, red),” sampai Rian.

Lanjut Rian, pada perkara ini pihaknya akan mengawal ketat kasus dugaan pencemaran lingkungan Minyak kotor/limbah PT. CGG ini, sebab menurutnya apa yang dialami oleh warga sudah sepantasnya diperjuangkan.

“kasihan warga, demi pencapaian keuntungan besar, mereka (PT. CGG) tega mengabaikan keselamatan warga penyangga. Kami berharap upaya kami memperjuangkan hak warga terdampak ini mendapatkan dukungan dari pihak Kepolisian dan DLHK Provinsi Bengkulu).” tuturnya.

Ditambahkannya, adapun surat yang ditujukan ke Polda Bengkulu, tersebut permohonan untuk mengusut tuntas dugaan pencemaran lingkungan hidup, sedangkan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Perkebunan (DLHK) Provinsi Bengkulu, untuk meminta data dan transparansi terkait hasil uji lab sampel bukti pencemaran lingkungan hidup yang saat ini sedang diproses/periksa tim ahli laboratorium DLHK Provinsi Bengkulu. (Johan).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments