pensiljurnalis.my.id, Seluma – Tingkatkan pemahaman keagamaan serta membentuk karakter islami dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif dan edukatif, SMPN 44 Seluma, Desa pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menggelar pesantren kilat.
Kepada media online pensiljurnalis, Laila Isnaini, Kepala SMPN 44 Seluma, menyampaikan bahwa pesantren kilat ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter yang terus dilakukan sekolah, serta menanamkan nilai religius dalam Kehidupan Siswa-Siswi.
Dikatakannya juga, Melalui kegiatan ini, Dewan guru SMPN 44 Seluma berharap siswa-siswi tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesantren kilat ini juga menjadi sarana pembentukan akhlak dan disiplin bagi para peserta didik. Tentunya kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak,” sampainya pada giat yang dihadiri oleh seluruh Dewan guru dan staf SMPN 44 Seluma itu. Senin (17/3/2025).
“Selain itu, program ini juga didukung oleh para guru agama yang turut memberikan bimbingan serta materi kepada para siswa-siswi,” sambungnya.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Totok Sugiarto S.Pdi guru Agama Islam SMPN 44 Seluma, memaparkan kegiatan santren kilat di bulan suci Ramadhan bukan hanya mengisi siraman rohani, tetapi juga melaksanakan Ibadah dan Kepedulian Sosial serta Kegiatan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an menjadi pembuka dalam setiap sesi pesantren kilat.
Para siswa diajak untuk melaksanakan sholat Dhuha berjamaah serta membaca Al-Qur’an bersama untuk meningkatkan kecintaan mereka terhadap kitab suci Al Qur’an.
“Pesantren kilat ini menghadirkan tiga materi utama, yang di selenggarakan selama 2 hari dan ada beberapa macam perlombaan mulai dari, hapalan ayat pendek, Ceramah, Pesen show, dan Adzan, pidato,” jelasnya.
Ditambahkannya, adanya pesantren kilat ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami ajaran Islam secara komprehensif serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap sesama.
“kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa-siswi yang sejalan dengan visi dan misi pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan dan lingkungan.” tutup Totok Sugiarto S.pdi.
Pewarta : Renaldi/Nanang
Editor : pensiljurnalis





