Seluma – Tidak dilibatkan dan merasa di curangi pada pemilihan ulang BPD, Juli Hardi bersama Suitno warga Desa Nanti Agung dan Meri Rezin Desa Dusun Baru, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, melapor ke Bupati Seluma Erwin Oktavian, S.E

Hal itu disampaikan oleh Juli Hardi Calon BPD Desa Nanti Agung kepada wartawan melalui via telpon saat dikonfirmasi terkait kehadiran mereka kegedung Daerah Serasan seijon Kamis ( 27/5/2021 ) sore.
” Saya bersama kawan-kawan sengaja datang menghadap Bupati untuk meminta keadilan, karena kami tidak dihadirkan lagi dan dicurangi pada pemilihan ulang BPD yang dibatalkan lantaran pemilihan pertama belum dapat surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri, seperti yang kami ketahui bunyinya itukan pemilihan ulang kenapa yang hadir hanya mereka sedangkan kami tidak dihadirkan lagi ada apa, dan yang lebih parah mereka merekayasa hasil pemilihan itu ” Tegas Juli
Kepada wartawan Juli juga mengatakan hasil dari pertemuannya bersama rekan dengan Bupati Seluma tersebut, Bupati mengatakan akan segera memanggil Kepala Dinas PMD Seluma untuk membahas permasalahan tersebut
” Tadi Bupati mengatakan kepada kami akan segera memanggil PMD untuk membahas permasalahan tersebut karena walaupun Beliau Bupati, Bupati tidak bisa memutuskan secara sepihak ” Sampainya
Hal serupa juga di sampaikan oleh Meri Rezin, salah satu calon BPD Desa Dusun Baru, Ia mengatakan dirinya ikut menghadap Bupati karena mengalami hal yang serupa dengan apa yang dialami oleh calon BPD Desa Nanti Agung.
” Saya juga ikut menghadap karena mengalami hal serupa dengan calon BPD Nanti Agung, jangan-jangan pencetus pemilihan seperti itu orang yang sama ” Ujar Meri

Drs. Agus Jun Fadillah Plt. Kepala Dinas PMD Seluma yang sebelumnya sudah dikonfirmasi setelah mendengar penjelasan kronologi kalau penyebab pemilihan tersebut bergejolak lantaran calon BPD yang kalah pada pemilihan pertama yang sebelumnya dibatalkan tidak dilibatkan kembali pada pemilihan ulang. mengatakan sesuaikan dengan bunyi dari perintah, memilih ulang atau hanya memilih yang menang.
” Kalau di jalankan sesuai dengan Perbup maka tidak akan ada gejolak, walaupun mereka sudah kalah pada pemilihan pertama yang kedua ini seharusnya dilibatkan lagi, sesuaikan dengan bunyinya, kalau Pemilihan Ulang, berarti pemilihan untuk semua calon BPD tersebut baik yang menang ataupun yang kalah harus dihadirkan lagi, kalau bunyinya memilih yang sudah menang maka yang kalah tidak dilibatkan lagi ” Paparnya ( Do )





