Seluma – Asuransi Jasa Raharja Korban kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan bermotor di ruas jalan penghubung Desa Lubuk Lagan dan Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Minggu ( 25/7 ) yang menyebabkan empat orang mengalami cedera parah. tidak dapat diproses lantaran limit waktu batas laporan klaim asuransi Jasa Raharja hanya 3×24 sedangkan laporan keluarga korban kepada Unit lakalantas sudah lebih dari batas yang ditentukan pihak Jasa Raharja.
Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo, Sik, melalui Kasat Lantas Iptu Jangkung Riyanto, Si.kom. MM. mengakui kalau keluarga korban sudah ada yang datang untuk mengurus terkait asuransi itu, tetapi sudah bisa dipastikan hal itu terlambat, dikarenakan waktu kejadian dan pelaporan kejadian sudah lewat 3×24 jam.
” Keluarga korban memang sudah ada yang datang melaporkan kejadian tersebut, tetapi waktu pengaduan sudah lebih dari batas ketentuan Jasa Raharja yang hanya kurang dari 3×24 jam, jadi bukannya kami tidak mau membantu tetapi batas klaimnya sudah habis” Jelasnya
Kepada wartawan, Kasat Lantas mengisahkan kalau pada hari kejadian, Sebenarnya Unit lakalantas sudah mendatangi TKP dan menyambangi keluarga korban lakalantas yang dilarikan ke RSUD Tais, tetapi pihak korban tertutup dan enggan memberikan keterangan serta tidak mau menyerahkan barang bukti ( BB ) lakalantas kepada Petugas Lakalantas Polres Seluma, Polda Bengkulu, yang piket untuk mengumpulkan informasi terkait Lakalantas tersebut. Rabu ( 28/7/2021 )
” Tim unit Lakalantas yang bertugas sudah berusaha mengumpulkan data terkait Lakalantas tersebut, tetapi semuanya bungkam dan tertutup, padahal syarat utama klaim asuransi Jasa Raharja dan BPJS korban lakalantas salah satunya laporan dari pihak petugas lakalantas ” Terangnya
Dengan kejadian tersebut, Kasat Lantas menyarankan kepada setiap masyarakat untuk tidak takut melapor dan memberikan keterangan ketika terlibat kecelakaan. Hal tersebut di karenakan sewaktu-waktu laporan tersebut akan dibutuhkan bagi korban kecelakaan untuk mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.
“Jadi kita himbau kepada masyarakat, diharapkan jangan takut dan sungkan untuk melapor kalau terjadi lakalantas, Terkadang masyarakat enggan untuk melapor Polisi terdekat atau hal ini Satlantas Polres Seluma. karena untuk mengklaim BPJS maupun Jasa Raharja membutuhkan laporan Polisi. Kalau tidak ada laporan Polisi dalam 3 kali 24 Jasaraharja tidak dapat dicairkan.” Tegasnya. ( Red )





