Sementara itu Suprandi ,Kades Lubuk Lagan menyampaikan permasalahan itu tengah diselesaikan secara kekeluargaan dengan oknum warga pemilik senapan angin, yang diduga pemilik senapan angin memiliki sifat psikopat, untuk sementara senapan angin disita dan diamankan pihak keluarga nya agar tidak terulang lagi kasus serupa.
” Dia ( pemilik peluru nyasar ) memang kurang sehat, tetapi kalau diomongkan kurang sehat dia sehat, seperti psikopat. jadi malam-malam sering menembakan senapan angin, baik diluar ataupun didalam rumah tiap malam minimal 3 kali. jadi sekarang senapan anginnya sudah diamankan demi kebaikan bersama.” Singkat Kades Lubuk Lagan. ( Red ).


