BerandaHeadlinePemuda Asal SAM Seluma Dibekuk Tim Puyang Serawai, Simak Ini Kasusnya

Pemuda Asal SAM Seluma Dibekuk Tim Puyang Serawai, Simak Ini Kasusnya

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pemuda berusia 19 tahun berinisial TA, warga Desa Padang Peri, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Satreskrim Polres Seluma.

Bahkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76 D UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Junto Pasal 81 Ayat (1) dan (2) UU No. 17 Tahun 2010 tentang penetapan perpu No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Gambar Tersangka

Kapolres Seluma AKBP, Arief Eko Prastyo menerangkan, TA dijemput paksa oleh tim Puyang Serawai Satreskrim Polres Seluma, Setelah Senin (26/6) lalu dilaporkan MA (44) orang tua anak korban, warga Kecamatan SA, kepada Satreskrim Polres Seluma lantaran pelaku sudah merenggut kesucian anaknya sebut saja Mekar yang baru berusia 14 tahun.

“pada saat dilakukan penangkapan tak ada perlawanan, pelaku ditangkap Anggota Unit PPA beserta Tim Opsnal Puyang Serawai Satreskrim Polres Seluma Selasa (27/6) sekira pukul 17:30 wib saat sedang berada dan berkumpul dengan rekan-rekannya di salah satu cucian motor di desa pelaku,” sampainya. Sabtu (1/7/2023).

Gambar Forkopimda menunjukkan beberapa Bukti pada saat Pres Rilis dihalaman Kantor Bupati Seluma

Lebih lanjut, Kapolres Seluma melalui Kasatreskrim Polres Seluma Iptu Dwi Wardoyo, menerangkan, pada saat dimintai keterangan, dihadapan penyidik, anak korban mengaku berkenalan dengan pelaku melalui Facebook tiga bulan lalu, atau sekitar bulan Maret 2023, dan berlanjut dengan sering bertemu dan menjalin hubungan pacaran.

“Jadi berawal dari kenalan via Facebook, korban dan pelaku ini sempat menjalin asmara, namun sudah melampaui batas hingga melakukan hubungan layaknya suami istri di rumah saksi berinisial V-I Rabu (5/4) lalu sekira pukul 13:00 wib,” jelasnya.

Diungkapkan Kasatreskrim Polres Seluma, sebelum Orang tua anak korban melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepolisian Polres Seluma, Orang tua anak korban melihat perilaku korban yang cenderung murung dan menyendiri, lantaran penasaran dan curiga dengan perubahan perilaku sejak 2 bulan terakhir yang dialami anak gadisnya, lantas orang tua anak korban mempertanyakan penyebabnya.

“awalnya kepada orangtuanya, korban mengaku telah diajak berhubungan intim layaknya suami istri, setelah pelaku saat itu berhasil merayu korban dan berjanji akan bertanggung jawab. Orang tua korban yang tak terima anak gadisnya telah dicabuli, akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Seluma.” tutup Iptu Dwi Wardoyo, mengakhiri. (Do).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments