pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pelayanan dan perhatian pemangku kebijakan Provinsi Bengkulu, baik Pemerintah Provinsi, maupun pemerintah Kabupaten Seluma, terkait pembangunan dan pemerataan masih ditunggu masyarakat Kabupaten Seluma. Senin (12/5/2025).
Pasalnya, ditengah euforia pelayan Provinsi maupun Kabupaten Seluma yang sedang menikmati fasilitas bergelimang yang disuguhkan oleh masyarakat Kabupaten Seluma, kinerja mereka sampai saat ini masih belum terbukti benar-benar untuk memperjuangkan hak masyarakat seperti yang diharapkan.
Hal ini terbukti dengan adanya beberapa desa pelosok di Kabupaten Seluma, seperti yang berada di Kecamatan Lubuk Sandi, Seluma Utara, Ulu Talo, Kecamatan Semidang Alas dan Semidang Alas Maras, masih berjibaku jika hendak melintas.
Bahkan beberapa hari yang lalu tepatnya Sabtu (10/5) warga desa Rawa Indah dan desa Penago Baru Kecamatan Ilir talo, Kabupaten Seluma, bersama pemerintah desa kembali harus berjuang sendiri memperbaiki akses jalan yang rusak parah, dengan cara swadaya setelah sebelumnya aksi serupa juga mereka lakukan untuk memperbaiki jembatan matan yang ambruk.
Baca Juga : https://www.pensiljurnalis.my.id/warga-rawa-indah-bersatu-jalan-lintas-barat-bisa-digunakan-lagi/

Mungkin pepatah menabur garam ke laut pantas dan tepat jika disematkan untuk warga desa Rawa Indah dan desa Penago Baru, namun itulah potret wajah nyata tentang kinerja pelayanan pelayan Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Seluma.
Hal demikian terpaksa dilakukan oleh warga semata-mata supaya bisa mengeluarkan hasil bumi yang mereka kelola dan paling utama supaya tidak terisolir dan bisa keluar menuju pelayanan yang ada di Kecamatan dan pusat pelayanan yang ada di komplek perkantoran.
Pada kegiatan gotong royong tersebut, saat diwawancarai, Arpandi, Kepala Desa Rawa Indah, secara bijaksana menyampaikan bahwa kegiatan yang mereka lakukan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan serta sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.
Dikatakannya, kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong, tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga akan memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar warga dan Ia juga sangat berterimakasih kepada warga desa rawa indah dan Penago Baru yang telah hadir serta kompak dalam gotong royong.
“semoga dengan gotong royong kita yang antusias ini juga bisa mengingatkan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi agar kiranya bisa memperbaiki jalan lintas ini yang mana jalan ini dibangun oleh penjajahan Inggris pada waktu dahulu namun hingga sampai dengan saat ini belum ada perbaikan,” tuturnya.
Dipaparkannya, kegiatan gotong royong yang dilaksanakan oleh warga kedua desa tersebut menebang cabang pohon dan membersihkan semak-semak yang sudah menutupi badan jalan provinsi yang sudah lama terbengkalai itu.
“insya Allah setelah kegiatan gotong royong ini, direncanakan badan jalan akan disekrap menggunakan alat berat,” ucap Arpan.
Tentunya, Ia juga sangat berharap kepada Nur Ali, S.sos, salah satu warga sekaligus mantan Kades Rawa Indah yang kini menjadi anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu perwakilan Kabupaten Seluma, untuk terus berjuang menyampaikan harapan dan permohonan perbaikan jalan tersebut.

“Alhamdulillah beliau turun langsung ke tempat pelaksanaan gotong royong. Semoga beliau (red, Nur Ali) bisa memperjuangkan jalan ini sebagaimana bisa menjadi jalan yang mulus dan halus seperti umumnya Jalan-Jalan yang dijalan lintas,” ungkapnya.
Sementara pada kegiatan gotong royong tersebut, Nur Ali, S.Sos, sangat mengapresiasi antusias tinggi warga desa Rawa Indah dan Penago Baru, menurutnya meski anggota DPRD Dirinya bukan apa-apa tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat.
“tentunya saya idak pacak kalau berjuang sendiri, mohon dukungan dari semuanya semoga jalan Inggris segera bisa diperbaiki, terutama pada tahun 2025 meski hanya satu meter jadi sebagai tanda Bapak Gubernur baru mau memulai hotmix dari Pasar Seluma, Rawa Indah dan Penago Baru,” tukasnya.
Disampaikannya juga, dari hasil pembicaraan antara Dirinya bersama Gubernur Bengkulu, kalau perbaikan jalan lintas yang dikenal dengan sebutan jalan inggris itu menjadi sekala prioritas pembangunan, Gubernur Bengkulu memastikan seluruh jalan milik Pemprov Bengkulu di Kabupaten Seluma akan dimuluskan.
“Pak gubernur sudah menanggapi dan menyatakan siap memperbaiki jalan provinsi dari Rawa Indah hingga Pasar Seluma. Tahun ini kembali ditunda karena ada pemangkasan anggaran, jadi seluruhnya di nol kan dahulu bukan hanya di Seluma saja. Tapi tahun 2026 akan dianggarkan sampai selesai,” tandas Nur Ali, S.Sos mengakhiri.
Baca Juga Kisah Keluhan dan Perjuangan Serta Permohonan Warga Desa Rawa Indah, Untuk Perbaikan Jalan Lintas Jalan Inggris:
https://www.pensiljurnalis.my.id/inisiatif-warga-lobang-menganga-jembatan-matan-ditimbun/
https://www.pensiljurnalis.my.id/warga-rawa-indah-bersatu-jalan-lintas-barat-bisa-digunakan-lagi/
https://www.pensiljurnalis.my.id/bbm-mahal-melalui-polmas-warga-iuran-untuk-bangun-jembatan-darurat/
Pewarta : Renaldi/Nanang
Editor : Do





