pensiljurnalis.my.id, Seluma – Program Bedah Rumah BSPS Seluma kembali mendapat angin segar dari pemerintah pusat. Keberhasilan ini merupakan buah dari upaya nyata dan kerja keras Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Seluma dalam memanfaatkan integrasi sistem digital nasional.
Melalui validitas penginputan data secara digital serta pengajuan proposal yang intensif, kinerja progresif Dinas Perkimhub Seluma sukses meyakinkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mengucurkan tambahan kuota sebanyak 205 unit stimulus bedah rumah tersebut pada tahun 2026 ini.
Langkah taktis Dinas Perkimhub ini membuat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menaruh kepercayaan besar dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah Kabupaten Seluma.
Dengan tambahan ini, total intervensi anggaran APBN pusat yang berhasil diamankan Dinas Perkimhub Seluma sepanjang tahun ini melejit hingga Rp10 miliar, dengan akumulasi total 465 unit rumah.
Kepala Dinas Perkimhub Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, SP, M.AP, mengungkapkan bahwa keberhasilan menembus kuota nasional ini merupakan buah dari komitmen jajarannya dalam menyajikan basis data yang akurat pada aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Simbaru).
“Alhamdulillah, usulan tambahan ini diakomodir oleh tokoh nasional berkat kesiapan proposal dan penginputan data yang valid dari tim kami di daerah,” ujar Erlan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perkimhub Seluma bergerak cepat mendampingi Satuan Kerja (Satker) PKP Provinsi Bengkulu dan Balai Penyedia Perumahan Wilayah IV Sumatera dan Jambi.
Setelah sukses merampungkan 200 unit pada tahap awal, Dinas Perkimhub kini langsung menerjunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan dan sosialisasi terhadap 205 unit kuota tambahan tersebut agar stimulus sebesar Rp 20 juta per unit bisa segera tersalurkan.
Melalui performa birokrasi yang cekatan ini, Dinas Perkimhub Seluma membuktikan bahwa akurasi data daerah menjadi kunci utama dalam memenangkan alokasi program strategis di tingkat nasional.
Pewarta : Redaksi
Editor : Do





