BerandaHukum & KriminalCabuli Dua Anak Dibawah Umur, Guru Bela Diri Ditangkap Polisi

Cabuli Dua Anak Dibawah Umur, Guru Bela Diri Ditangkap Polisi

pensiljurnalis.my.id, Kota Bengkulu – Unit Opsnal Macan Gading Sat Reskrim Polres Bengkulu Polda Bengkulu berhasil menangkap seorang tersangka pencabulan anak dibawah umur berinisial FL ( 50 ) Warga Kabupaten Bengkulu tengah.

Kapolres Bengkulu AKBP Andi Daddy Nurcahyo Widodo, S.ik., melalui Kasi Humas AKP Sugiharto, S.H., hari ini Selasa ( 25/01/22 ) mengungkapkan, tersangka FL yang sudah parubaya tersebut ditangkap berdasarkan LP/B- 109/I/ 2022 / SPKT / SAT RESKRIM/POLRES BENGKULU/POLDA BENGKULU Tanggal 19 Januari 2022.

” TKP nya terjadi di Gedung Sport Center Kota Bengkulu.” Ungkap Kasi Humas Polres Bengkulu.

Lanjutnya menjelaskan, Aksi pencabulan oleh tersangka dilakukan terhadap korban mawar ( 17 ) dan kuntum ( 14 ) ( keduanya nama disamarkan ) dan berstatus pelajar warga Kota Bengkulu dan kejadiannya pada Rabu ( 19/1 ).

” Tersangka ini statusnya guru beladiri kedua korban, dan karena hanya kedua korban yang datang latihan, akhirnya tersangka melakukan aksi pencabulannya, memegang payudara dan mencium kedua korban dengan modus melatih.” terangnya.

Dikatakan AKP Sugiharto, penangkapan terhadap tersangka dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau, S.Ik., M.H.,. Berawal dari unit opsnal mendapati informasi dari unit PPA bahwa telah terjadi tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak. Tim opsnal langsung melakukan penyelidikan, Setelah identitas tersangka terindefikasi kemudian team langsung melakukan pencarian keberadaan tersangka.

Tepatnya Senin ( 24/1 ) sekira kurang lebih pukul 22.00 wib team opsnal mendapati informasi kalau keberadaan tersangka sedang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah Dan team opsnal yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kota Bengkulu, langsung menuju lokasi dan Melakukan penangkapan terhadap tersangka dan langsung diamankan ke Mapolres Bengkulu.

” Tersangka saat ini sudah kami amankan berikut barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut.” pungkas Sugiharto.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments