pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pasca sidak aksi respon cepat yang dilakukan oleh Anggota Polres Seluma yang dipimpin Kanit Tipiter, IPDA Franciscus I.C.Lamalouk, selaku Kanit penanganan permasalahan terhadap dugaan tindak pidana khusus tumbuhan dan satwa yang dilindungi, pencemaran lingkungan hidup, perkebunan dan kehutanan, sumber daya air dan perikanan serta khusus lainnya, yang didampingi DLH Kabupaten Seluma. Jum’at (10/2/2023).
Senin (6/2) siang, Kasatreskrim Polres Seluma Iptu Dwi Wardoyo, terjun langsung mendampingi tim ahli DLH Provinsi Bengkulu untuk mengambil sampel uji lab di lokasi parit/Siring menuju anak sungai yang diduga tercemar limbah dari pabrik CPO PTPN VII Unit Usaha Talo-Pino, yang dikelola oleh PT. Cipta Graha Garwita, (PT. CGG).
Kapolres Seluma AKBP Arif Eko Prastyo, melalui Kasatreskrim Seluma Iptu Dwi Wardoyo mengatakan, seluruh sampel yang telah diambil, saat ini tengah diuji di laboratorium di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu, dan hasilnya baru dapat diketahui penyidik unit tipidter Polres Seluma dalam waktu dekat ini.
“Alhamdulillah kemarin sudah turun dan sudah diambil sampel-sampelnya. Ada lima titik yang diambil sampelnya,” tegas Kasat Reskrim.
Lanjutnya, Selama pengambilan sampel yang dilakukan, tim ahli mengambil sampel di 5 titik aliran sungai yang diduga tercemar limbah pabrik CPO
“Iya kita sudah mengambil tim ahli dari DLH Provinsi untuk mengambil sampel, pengambilan sampel dilakukan di 5 titik aliran sungai yang diduga tercemar limbah pabrik,” terang Iptu. Dwi Wardoyo.(Do).





