pensiljurnalis.my.id, Seluma – Hj.Tien Syafrudin salah satu aktivis perempuan yang akrab dengan sapaan bunda tien kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang menyebabkan 3 (tiga) orang ASN dilingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Seluma baru-baru ini.
Bunda Tien mengatakan, dirinya meyakini serta menduga kalau apa yang dikerjakan ASN Setwan yang ditahan saat ini berdasarkan instruksi pimpinan, sebab menurutnya tanpa instruksi pimpinan ketiga ASN tersebut tidak akan berani mengambil keputusan lebih, terutama pelaksanaan tugas (Plt), sebab keputusan dan kebijakan seorang Plt sangat terbatas.
“apalagi jabatan Plt Sekretaris dewan, tentu ada instruksi baru ambil keputusan, nah intruksi itu juga harus dipertanyakan, sebab Setwan berperan di dua kaki, satu berperan di pemerintahan, dua berdasarkan instruksi Ketua dan unsur pimpinan,” terangnya.
Dalam hal ini lanjutnya, Ia berharap ketiga ASN yakni, Plt Sekretaris, Bendahara dan PPTK yang tengah ditahan harus terbuka dan menjelaskan yang sebenarnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang menangani yakni Kejari Seluma.
“lebih baik mereka (red,3 ASN) buka-bukaan kepada pihak Kejari Seluma, sebab selain mempermudah pihak Kejari Seluma dalam menjalankan tugas, jangan mau menjadi korban,” tegasnya.
“ketegasan dan keputusan serta Kinerja Kerja Kejari Seluma sangat patut diapresiasi, Kejari Seluma luar biasa,” tuturnya sembari mengakhiri percakapan via telepon WhatsApp. Rabu (20/12/2023) malam. (Do).





