Seluma – Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kemenag Seluma Drs Mulya Hudori M.Pd, pada 1 Desember mendatang memasuki masa pensiunan atau Purna Bakti. Beliau mengisahkan pada saat menerima SK Pensiunan, dirinya mengaku sempat menyembunyikan SK dari Istri. Hal ini terjadi lantaran ada kejanggalan dari SK pensiun yang diterimanya.

” Dua bulan lalu Saya terima SK pensiun. Seminggu kemudian istri saya buka SK dan mengucapkan kalimat alhamdulillah dapat istri yang kedua. Saya sempat bingung. Dan saat dibaca di SK ternyata di SK pensiunan bukan nama istri saya. Istri saya beranggapan saya punya istri muda, setelah dibuka bukan nama beliau dan urus kembali. Oleh karena itu, diurus 3 bulan dan keluar SK yang benar,” Sampainya pada saat acara Purna bakti di halaman Kemenag Seluma, Selasa ( 23/11 ).
Untuk diketahui Mulya Hudori sudah mengabdi sebagai abdi negara di lingkungan Kemenag kurang lebih selama 31 tahun 9 bulan. Dan menjabat Kepala Kemenag Seluma kurang lebih selama 1,5 tahun. Selama mengabdi di Kabupaten Seluma, Banyak ide, program yang telah dijalankan yang dapat dijadikan teladan.
Sejumlah prestasi peningkatan mutu kualitas pelajar madrasyah juga terukir, hal tersebut terbukti dengan banyaknya perwakilan pelajar madrasyah yang berprestasi di tingkat provinsi bahkan Nasional.
Selain itu, Mulya Hudori juga menggagas dan berjuang mendapatkan bantuan hibah lahan seluas 1 hektar untuk pembangunan MAN Tais dan lahan seluas 1,4 hektar untuk bangunan MAN di Desa Penago 2 kecamatan Ilir Talo, lahan seluas 600 meter persegi di areal kantor Kemenag Seluma. tidak berhenti disitu, Mulya juga berhasil berhasil mendapatkan hibah seluas 5700 meter persegi untuk pembangunan Gedung Ansor yang saat ini dalam tahapan pembangunan.
” Yang terpenting luruskan niat dan ikhlas, Mohon maaf jika selama saya disini banyak kekhilafan serta kekurangan,” sampainya.
Sementara itu Kabid Pendidikan, Ponpes dan keagamaan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs Albahri M.SI mengakui adanya kesalahan dalam menerbitkan SK pensiun kepala Kemenag Seluma.
” Setelah kami cek, memang ada kesalahan dalam penulisan nama istri beliau. Namun demikian sudah diperbaiki. Sempat curiga, kalau-kalau perbedaan nama istri tersebut memang ada, karena sepak terjau beliau yang sudah kemana-mana, selama 31 tahun 9 bulan mengabdi di lingkungan Kemenag,” ujar Al Bahri sembari bersenda gurau.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian kepala Kemenag Seluma Drs Mulya Hudori. dan mengingatkan kepada ASN dilingkungan kemenag Seluma jangan lupa mengurus saat masuk usia pensiun.
” Karena hal ini sudah pernah terjadi di pegawai kita, yang lupa pensiun dan masih mengabdi selama dua tahun. Dan terpaksa yang bersangkutan mengembalikan gaji lebih kurang 180 juta karena lupa sudah pensiun,” tutup Al Bahri. ( Red ).





