Seluma – Pengerjaan peningkatan badan jalan Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, sebelumnya sempat viral di medsos serta mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen. lantaran pada saat proses pengerjaan proyek jalan yang bernilai 1,2 milyar itu sudah rusak kembali dan berlumpur. Kamis ( 07/10/2021 ).
Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Seluma M. Syaifullah, S.T, saat dikonfirmasi diruangan kerjanya Rabu ( 06/10 ), sekira pukul 14:00 wib, terkait hal tersebut diatas mengatakan, hal tersebut terjadi lantaran minimnya kesadaran Armada angkutan sawit masyarakat, karena pada saat mengangkut sawit melalui jalan yang baru dibuka menggunakan roda Turing menggunakan rantai, Tidak hanya itu, diungkapkan Syaifullah, semenjak jalan tersebut dibuka, kapasitas muatan yang sebelumnya hanya 1 ton atau 2 ton, berdasarkan info yang dirinya dapatkan menjadi 4 ton bahkan lebih.
” Saya sangat prihatin kepada masyarakat setempat, dan saya juga kasihan dengan kontraktor. mudah-mudahan kedepan cuaca bagus, supaya pekerjaan tersebut bisa dikebut.” Sampainya.
Lanjut Kadis PUPUR Seluma, Berhubungan jalan tersebut akses satu-satunya untuk masyarakat Desa Talang Rami, dirinya meminta kesabaran masyarakat dan kesadaran para pengangkut sawit, karena kontraktor proyek pelaksana sudah berupaya untuk meningkatkan pekerjaan, tetapi karena cuaca kurang mendukung, sehingga pekerjaan agak terlambat.
” Intinya kesadaran diri. jangan saling salahkan, pengangkut sawit kalau bisa untuk sementara waktu jangan dulu menggunakan ban pakai rantai dan beban kapasitas nya jangan berat-berat dulu. kalau jalan nya terus rusak akibat hal tersebut, bagaimana mau ditingkatkan.” Tandasnya. ( Do )





