Seluma – Wacana Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD ) Kabupaten Seluma, untuk melakukan monitoring dan evaluasi ( Monev ) 54 Bumdes yang terdata bermasalah kategori ringan dan berat. saat ini sedang bergulir. dari 4 tim Monev yang terbentuk yang di komandoi oleh Sekdakab Seluma H. Hadiyanto itu terbagi menjadi 4 titik wilayah Monev. Rabu ( 06/10/2021 ).
Untuk diketahui Wilayah 1. meliputi Kecamatan Sukaraja, Air Periukan, dan Lubuk Sandi. Wilayah 2. Kecamatan Seluma Barat, Seluma Timur, Seluma Utara, dan Seluma Selatan. Wilayah 3. Kecamatan Talo, Ulu Talo, dan Ilir Talo. Wilayah 4. Kecamatan Semidang Alas dan Kecamatan Semidang Alas Maras.
Kepada wartawan, saat ditemui diruangan kerjanya, Plt Kepala Dinas PMD Seluma Drs. Agusjun Fadhlillah menyampaikan, dalam Monev 54 Bumdes yang dimulai bulan September lalu, diakuinya pihaknya memang sedikit terlambat, hal tersebut lantaran pihak PMD Seluma masih banyak kegiatan.
” Sejauh ini dari 54 Bumdes yang sudah dijadwalkan, baru kurang lebih 30 Bumdes yang sudah di Monev, secepatnya akan kita tuntaskan segera.” Tandasnya.
Lanjut Agusjun, kendala yang yang menjadi penyebab ke 54 Bumdes sehingga masuk kedalam kategori bermasalah ringan sampai berat itu bermacam-macam. seperti Administratif lengkap, penyertaan modal sudah, tetapi kepengurusan mengundurkan diri. dan selebihnya permasalahan ringan terkait administrasi Bumdes.
” Sejauh ini hasil Monev dari 30 Bumdes yang sudah berjalan, hanya ada satu Bumdes yang permasalahannya cukup Fatal, Aset tidak diketahui, pengurus mengundurkan diri, dan kegiatannya vakum, yakni Bumdes di Kecamatan Semidang Alas.” Terangnya.
Namun pada saat dipertanyakan Desa dan nama Bumdes nya, serta langkah apa yang akan diambil kedepannya, Plt PMD itu belum mau berkomentar dan masih enggan untuk menyebutkannya.
” Kami masih mengupayakan pembinaan, kita minta dahulu pengurus dan yang bersangkutan untuk mengumpulkan dan mengembalikan terlebih dahulu aset dan apa saja yang sudah dialokasikan untuk Bumdes itu. untuk langkah kedepannya, intinya kita pelajari dahulu.” Tutupnya. ( Do ).





