pensiljurnalis.my.id, Seluma – Usai diringkus unit Reskrim Polsek Sukaraja, warga Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, berinisial WS (46) terpaksa harus menginap di hotel pesakitan, tersangka dijerat pasalĀ 363 Ayat (2) KUHP, Dengan ancaman hukuman penjara selama 9 (Sembilan) tahun, lantaran pelaku mencuri Handphone milik korban bernama Maulana (42) warga Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan. Jum’at (22/9/2023).
Dalam konferensi Pers yang digelar di Mapolres Seluma, Kapolsek Sukaraja Iptu Frengky Sirait, didampingi Kabag Ops dan Wakapolres Seluma, menyampaikan dalam aksinya tersebut, tersangka WSĀ dibantu rekannya berinsial DI (43) yang kini masih buron dan masuk sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Gambar: Polsek Sukaraja, Iptu. Frengki Sirait saat menjelaskan Kronologis penangkapan
Dijelaskannya, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukaraja Kamis (7/9) pagi ketika korban terbangun dari tidurnya mengetahui kalau handphone merek Vivo Y12 S miliknya sudah tidak ada lagi di atas meja ruang tamu diatas sandaran kursi kayu panjang didalam rumahnya.
“setelah kami (tim unit Reskrim Polsek Sukaraja) melakukan penyelidikan dan penelusuran, akhirnya berhasil terungkap dan menangkap tersangka berinisial WS di kediamannya pada Senin subuh lalu (11/9) sekitar pukul 05.00 wib,” sampainya.
Lanjutnya, pada saat dilakukan pemeriksaan dihadapan penyidik tersangka mengaku melancarkan aksinya dengan cara menggunakan alat berupa tangguk ikan yang disambungkan ke bilah kayu kecil sebagai gagang (tangkai) digunakan oleh pelaku WS untuk menggeser/mendorong handpone yang diatas meja agar terjatuh ke dalam tangguk ikan tersebut.
“karena handphone tidak dapat diambil/dijangkau menggunakan tangan, sehingga kemudian pelaku WS mencari alat disekeliling rumah korban dan menemukan tangguk ikan tersebut disamping belakang rumah korban, sedangkan rekannya yang masih DPO mencari alat di sekeliling rumah korban dan menemukan 2 bilah kayu kecil didepan rumah korban dan langsung menyerahkannya kepada pelaku WS,” terang Iptu Frengky Sirait. (Do).





