pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pemerintah Desa Rena Panjang, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Tahun 2026 ini Bertempat di kantor Desa setempat kembali menggelar kegiatan rembuk stunting.
Kepala Desa Rena Panjang, Pepen Efriadi secara singkat menguraikan, Stunting adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.
Pada kata sambutan sekaligus pembuka kegiatan tersebut Kepala Desa Rena Panjang itu mengingatkan kalau kesadaran masyarakat menjadi kunci penting berjalannya upaya untuk melakukan upaya penekanan angka dan pencegahan stunting.
”saya ingatkan kepada Pemdes Bakal Dalam, agar terus berupaya menekan penurunan Stunting ditingkat desa, melalui posyandu dan penambahan gizi dari dana desa dengan melibatkan bidan desa dan tim dari Keluarga berencana setempat,” tandasnya.
Dijelaskannya, Rembug stunting merupakan pertemuan atau forum diskusi yang diadakan untuk membahas dan merumuskan strategi bersama dalam rangka mengatasi masalah stunting di suatu wilayah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara penanggung jawab layanan Pemerintah atau masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Pepen Efriadi juga mengajak secara bersama-sama membantu untuk pencegahan stunting, yang di mulai dari remaja, ibu hamil dan anak-anak Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dan wajib menjadi kegiatan Prioritas di Tahun 2024 Yang dianggarkan dari Dana Desa dan untuk penyusunan RKPDES Tahun 2025.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, lembaga desa, dan masyarakat sehingga upaya pencegahan serta penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Saya sangat optimis, dengan kerja sama seluruh pihak, diharapkan angka stunting di Desa Rena panjang dapat terus menurun dan terwujud generasi yang sehat, cerdas, serta mampu menjadi penerus pembangunan di masa depan.
Untuk diketahui menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Kegiatan Rembuk Stunting Desa Rena Panjang ini dihadiri oleh camat kecamatan lubuk Sandi, BPD, Perangkat Desa, Pendamping Desa dan Berbagai elemen masyarakat, antara lain warga Desa Rena panjang, Kader Posyandu, Guru PAUD/TK, lembaga desa, serta tokoh masyarakat.
Pewarta : Kardi
Editor : Hendri Johan





