BerandaRagamPasca Pembakaran, 2 Tahun Pemdes Muara Danau Numpang Berkantor Di Gedung Polindes

Pasca Pembakaran, 2 Tahun Pemdes Muara Danau Numpang Berkantor Di Gedung Polindes

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pasca kantor Desa Muara Danau, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, yang menurut penyelidikan dan penyidikan hingga penetapan tersangka oleh kepolisian polres Seluma, sengaja dibakar oleh oknum perangkat desa berinisial GA (red,buron/DPO) melalui kaki tangannya, Pemdes Muara Danau terpaksa mengalihfungsikan Gedung Pondok Bersalin Desa (Polindes) sebagai kantor.

Hal tersebut terpaksa mereka (red, Pemdes) lakukan lantaran baik dinding maupun atap Kantor Desa yang dibakar tidak bisa lagi digunakan dan sebagai alternatif supaya aktivitas pelayanan terhadap warga Desa Muara Danau tetap bisa berjalan, menumpang berkantor digedung Polindes satu-satunya sebagai solusi.

Sementara itu, ketika dipertanyakan langkah dan upaya perbaikan dari pemerintah desa oleh awak media ini, Darmadi, Kepala Desa Muara Danau, mengatakan pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa berharap perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Seluma.

“sayangnya ada aturan yang melarang, kalau bisa diperbaiki melalui dana desa mungkin sudah sejak lama kantor desa kami ini sudah kami perbaiki, harapan satu-satunya saat ini hanya perbaikan atau ada dana perbaikan dari pemerintah Kabupaten Seluma,” tandasnya. Kamis (24/4/2025).

Dok//Istimewa : Gambar Gedung Kantor Desa Muara Danau Dari Samping Depan. (Renaldi/pensiljurnalis).

Atas adanya regulasi dan aturan, disampaikan Darmadi, sebagai upaya dari pemerintah desa muara danau, pihaknya sudah mengajukan proposal pada masa jabatan Bupati sebelumnya (red,Bupati Erwin) dan ke komisi III DPRD Seluma, namun sampai dengan kepemimpinan Bupati Seluma yang baru Teddy Rahman, S.E, masih juga belum ada realisasinya.

“mohon kiranya dengan segala kerendahan hati Bupati Seluma Bapak Teddy Rahman, kami ingin juga merasakan sebagai mana layaknya perkantoran di desa bisa seperti desa lainnya mempunyai fasilitas ruangan kepala desa dan perangkat desa,” tuturnya.

Ditambahkan, sebagai bagian desa yang berada didalam naungan Kabupaten Seluma, Dirinya sangat berharap pemerintah daerah Kabupaten Seluma, saat ini dapat melirik dan meninjau permohonan perbaikan kantor desa muara danau yang sudah mereka ajukan sebelumnya.

Pasalnya, gedung Polindes yang mereka tempati sangat jauh dari kata layak disebut sebagai kantor, sebab gedung Polindes sangat kecil dan sempit.

“Kami numpang berkantor di gedung Polindes ini kurang lebih 2 tahun. Kami sangat berharap ada tanggapan dan penanganan dari pemerintah daerah kabupaten Seluma.” sambung Darmadi sembari mengatakan kalau beberapa barang inventaris desa sebagian terpaksa sementara disimpan dirumahnya, “namanya di rumah ada ketakutan barang rusak lebih cepat karena yang namanya orang bertamu kadang bawah anak kecil, sangat rentan terkena ketika asyik bermain.” tutupnya.

Pewarta             : Renaldi/Nanang

Editor                 : pensiljurnalis

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments