BerandaNusantaraKabupaten SelumaNormalisasi Irigasi Air Seluma Dilakukan Bertahap, Pekerjaan 2026 Sasar Sejumlah Saluran dan...

Normalisasi Irigasi Air Seluma Dilakukan Bertahap, Pekerjaan 2026 Sasar Sejumlah Saluran dan Jalan Inspeksi

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pekerjaan fisik normalisasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Air Seluma terus dilakukan secara bertahap. Kegiatan tersebut mencakup perbaikan jaringan primer dan sekunder, bangunan irigasi, hingga badan jalan inspeksi yang mendukung aktivitas pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Dalam sistem DI Air Seluma, jaringan irigasi terdiri atas bendung, saluran, serta berbagai bangunan pendukung. Saluran irigasi terbagi menjadi saluran primer dan sekunder yang membentang dari kawasan bendung hingga titik akhir jaringan irigasi.

Kepada awak media pensiljurnalis, Pengamat DI Air Seluma, Alpian Junaidi, mengatakan, saat ini, pekerjaan fisik yang dilaksanakan meliputi normalisasi jaringan primer dan sekunder. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada badan jalan inspeksi, baik melalui pekerjaan rabat beton maupun pengerasan jalan menggunakan material pengoralan.

Pelaksanaan pekerjaan tersebut dilakukan dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama tahun 2025, pekerjaan difokuskan pada sejumlah bangunan irigasi, mulai dari BS 1 hingga BS 5 dan sejumlah bangunan di sekitarnya, kemudian dilanjutkan pada bangunan-bangunan air lainnya.

Memasuki tahun 2026, pekerjaan dilanjutkan pada sejumlah titik jaringan, di antaranya BSK 5 dan BSK 6, BS 7 serta BS 8. Selain itu, terdapat pekerjaan rabat beton yang saat ini dikerjakan pada kawasan BS 17 dan BS 16.

“perbaikan juga menyasar badan jalan inspeksi. Pekerjaan berupa pengoralan dilakukan pada sejumlah ruas, mulai dari kawasan BS 16, BS 15, BS 14 hingga BS 12,” ungkap Alpian Junaidi. Rabu (19/8/2026).

Alpian Junaidi juga mengatakan, tidak hanya normalisasi jaringan irigasi, pada tahun 2026 DI Air Seluma juga mendapatkan sejumlah kegiatan tambahan berupa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Pekerjaan tersebut saat ini disebut telah memasuki tahap hampir selesai.

“Begitupun JUT, baik rabat yang ada di jalan inspeksi maupun rabat yang ada di jalan usaha tani, alhamdulillah saat ini tahapan pekerjaannya sudah hampir selesai,” demikian keterangan Alpian Junaidi, penjelasan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pekerjaan normalisasi DI Air Seluma, lanjutnya, tidak dapat dilakukan sekaligus pada seluruh jaringan. Pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran dan pendanaan setiap tahun.

Sejumlah titik yang belum tersentuh pekerjaan, seperti jaringan antara BSK 4 hingga BS 5 serta beberapa bangunan lainnya, direncanakan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya, termasuk pada 2027 dan 2028.

“Jadi untuk pekerjaan tersebut perlu diketahui dikerjakan secara bertahap, tidak bisa dikerjakan sekaligus lantaran menyesuaikan pendanaan yang ada,” jelasnya.

Pihaknya sangat berharap seluruh jaringan DI Air Seluma pada akhirnya dapat ditangani secara menyeluruh sesuai tahapan dan pendanaan yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR ke BWS VII Bengkulu untuk kegiatan DI Air Seluma.

Selain mempertimbangkan ketersediaan anggaran, pelaksanaan pekerjaan juga memperhatikan aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang memanfaatkan jaringan irigasi tersebut untuk kebutuhan pertanian.

Menurutnya, pengerjaan secara bertahap juga dimaksudkan agar masyarakat tetap memiliki ruang waktu untuk melakukan kegiatan tanam padi. Dengan demikian, pekerjaan fisik tidak sampai menghambat musim tanam dan aktivitas pertanian masyarakat.

“Kami juga memberikan ruang waktu supaya masyarakat bisa menanam padi, jangan sampai pada saat kegiatan berlangsung masyarakat tidak bisa menanam padi,” ujarnya.

Dengan pola pengerjaan secara bertahap tersebut, diharapkan normalisasi dan peningkatan jaringan DI Air Seluma dapat terus berlanjut hingga seluruh jaringan yang membutuhkan penanganan dapat direalisasikan.

Sinergitas DI Air Seluma Dukung Asta Cita dan Ketahanan Pangan Nasional

Keberlanjutan normalisasi jaringan DI Air Seluma juga dinilai memiliki keterkaitan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Infrastruktur irigasi menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Infrastruktur irigasi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mendukung produktivitas petani.

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan dan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional, keberadaan jaringan irigasi yang baik menjadi bagian penting yang perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Karena itu, penguatan sinergitas antar instansi menjadi hal yang sangat diperlukan. Selain dukungan dari pemerintah daerah Kabupaten Seluma, instansi terkait, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menjaga keberlangsungan fungsi DI Air Seluma, baik melalui pembangunan, pemeliharaan maupun pengawasan jaringan irigasi.

“Semangat tersebut diharapkan sejalan dengan agenda pembangunan nasional, sehingga program peningkatan infrastruktur irigasi di daerah tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” tukas Alpian Junaidi.

Dengan terbangunnya sinergitas yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, DI Air Seluma diharapkan dapat terus berkembang menjadi infrastruktur pertanian yang mampu mendukung produktivitas lahan serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Pada akhirnya, keberlanjutan pengelolaan dan peningkatan jaringan irigasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Semangat gotong royong tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung agenda besar pemerintah menuju ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Pewarta         : Renaldi

Editor             : Do

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments