” Sebelumnya Mohon maaf Pak, bukannya saya tidak mau terbuka atau bercerita terkait apa yang dipertanyakan, tetapi memang saya tidak tahu, dan sepengetahuan saya ketiga wacana itu belum ada dilaksanakan. ataupun sudah mereka laksanakan, mungkin mereka lupa memberitahu dan melibatkan saya atau memang sengaja tidak memberitahu saya. ” Pungkas Firasuki. dengan nada bercanda
Pada wawancara itu, Firasuki juga berpesan dan meminta kepada pihak terkait agar segera melaksanakan tiga kesepakatan hasil rapat tersebut.
” Harapan saya hasil rapat tersebut segera dilaksanakan, Jangan sampai PAMSIMAS yang dibangun hanya menjadi Menara dan monumen yang terkesan Angker dan ajang proyek belaka yang cuman menguntungkan pihak tertentu. karena itu dibangun pakai uang rakyat, jadi rakyat berhak untuk mendapatkan manfaat nya.” Tegasnya.
Lanjutnya dari persentase 100 persentase pembangunan pamsimas yang sudah berjalan di kabupaten Seluma, ada 50 persen pamsimas yang tidak berfungsi sedangkan nya 50 persen berfungsi tetapi tidak difungsikan.
” Dari hasil penelusuran kami, bisa dikatakan 100 persen pamsimas yang berada di Kabupaten Seluma masih perlu sosialisasi, sebab pihak Desa masih bingung untuk mengelolanya, jadi saya sarankan kepada pihak terkait segera bergerak, jangan tumbalkan pihak Desa dengan masyarakat, karena kontroversi tuntutan manfaat Pamsimas.” Tutupnya.
Sementara itu DC/fasilitator Pamsimas Kabupaten Seluma saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp untuk mempertanyakan terkait hal diatas sampai dengan berita ini diterbitkan belum ada tanggapan. (Do )


