BerandaRagamImplementasi Desa Mandiri Pangan, Pemdes Rawa Indah Bagikan Ayam Kampung Ulu

Implementasi Desa Mandiri Pangan, Pemdes Rawa Indah Bagikan Ayam Kampung Ulu

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Tingkatkan ketersediaan pangan bagi penduduk Desa Rawa indah, Pemerintah Desa (Pemdes) Rawa Indah, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, telah mengambil inisiatif yang luar biasa dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan yaitu Ayam Kampung Ulu jenis petelur sebanyak 1.940 Ekor dengan 646 KK.

Dalam pembagian ayam kampung ulu, pada hari Senin (23/9/2024) itu, Pemdes Rawa Indah, berinisiatif untuk membagi Per KK dalam 1 KK mendapatkan sebanyak 3 ekor ayam petelur.

Pembagian kegiatan ketahanan pangan ini di hadiri langsung oleh Kepala Desa Rawa Indah, Arpandi, Sekdes, Camat Ilir Talo, Zayadi Abdillah, beserta tim kecamatan, pendamping Desa Lokal Rudi Hartono dan Tika, Perangkat desa, BPD, Tokoh adat, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan warga penerima manfaat.

Dok//Istimewa : Gambar Ayam Kampung Ulu yang Baru Tiba Ke Desa Rawa Indah. (Renaldi/pensiljurnalis).

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang mandiri secara pangan,” ujar Arpandi.

Dalam menghadapi perubahan iklim dan tantangan global, lanjut Arpandi, penting bagi suatu daerah untuk memiliki sistem pangan yang berkelanjutan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Desa Rawa indah memahami pentingnya hal ini dan ingin menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Kegiatan ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari peningkatan produksi pertanian, diversifikasi tanaman pangan, hingga pengenalan teknologi pertanian modern.

Dok//Istimewa : Kotak Ayam Kampung Ulu yang Baru Turun Dari Mobil Untuk di Bagikan Kepada Warga. (Renaldi/pensiljurnalis).

Masyarakat desa diberikan bantuan berupa bibit unggul, dan pelatihan tentang praktik pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Hal ini akan membantu petani lokal meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pengembangan infrastruktur pendukung seperti jaringan distribusi pangan, dan penyediaan fasilitas penyimpanan yang baik.

“Dengan adanya infrastruktur yang memadai, hasil pertanian dapat dijaga kualitasnya dari panen hingga sampai ke meja konsumen. Tidak hanya fokus pada produksi pangan, kegiatan ini juga mengedepankan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang dan pola makan yang sehat,” tutur Kades Rawa Indah.

Dok//Istimewa : Gambar Warga Penerima Manfaat Mengantri Untuk Menerima Penyaluran Bantuan Ayam Kampung Ulu. (Renaldi/pensiljurnalis).

Kata Arpandi, Desa Rawa indah menyadari bahwa ketahanan pangan tidak hanya terkait dengan ketersediaan pangan, tetapi juga bagaimana pangan tersebut dikonsumsi dan memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan masyarakat.

Diharapkannya, bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi Desa Rawa indah, sebab meningkatnya ketersediaan pangan lokal akan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar dan meningkatkan ketahanan pangan komunitas.

“selain beberapa hal diatas, kegiatan ini juga dapat membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan agrowisata dan pemasaran produk lokal,” tutur Kades.

“Kegiatan Ketahanan merupakan langkah konkret menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan aman pangan. Dengan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait, diharapkan desa ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mencapai ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.” imbuh sembari mengakhiri wawancara.

Pewarta : Renaldi/Nanang

Editor : pensiljurnalis

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments