pensiljurnalis.my.id, Seluma – Infrastruktur penghubung di Kecamatan Lubuk Sandi kini semakin kokoh. Jembatan Hitam yang sempat rusak, kini resmi berganti nama menjadi Jembatan Merah Putih Presisi setelah selesai diperbaiki dan diresmikan pada Rabu (30/9/2026).
Peresmian infrastruktur vital ini menjadi simbol pulihnya akses transportasi bagi warga Desa Napal Jungur, Desa Lubuk Terentang, dan Desa Talang Kebun.
Kegiatan peresmian ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Seluma, AKP Harto Suyitno, SH, yang hadir mewakili Kapolres Seluma. Turut mendampingi Kapolsek Sukaraja AKP Agus Apriwinata, S.Sos, M.Si, Camat Lubuk Sandi Takdirmansyah, M.Pd, para kepala desa dari tiga desa terkait, personel kepolisian, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, AKP Harto Suyitno menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres Seluma yang tidak dapat hadir langsung karena harus menerima kunjungan Tim Puslitbang Polri di Mapolres Seluma.
Ia menegaskan bahwa proyek perbaikan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Kapolda Bengkulu guna mendukung mobilitas masyarakat.
“Program Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan atensi langsung dari Bapak Kapolri yang diimplementasikan secara penuh oleh Polda Bengkulu beserta jajaran Polres. Tujuannya adalah memperlancar konektivitas yang aman bagi warga untuk menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga pusat perekonomian. Kami berharap jembatan ini dijaga dan dirawat bersama agar awet dan tahan lama,” ujar AKP Harto Suyitno.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kolaborasi kuat antara Polres Seluma, Polsek Sukaraja, perangkat desa, serta swadaya masyarakat yang bahu-membahu dalam aksi gotong royong.
Apresiasi tinggi pun datang dari pemerintah daerah setempat. Camat Lubuk Sandi, Takdirmansyah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian jajaran kepolisian terhadap kebutuhan mendasar warganya.
“Akses antar-desa bagi masyarakat Napal Jungur, Talang Kebun, dan Lubuk Terentang kini jauh lebih mudah dan aman. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi perekonomian dan aktivitas harian warga kami,” tutur Takdirmansyah.
Senada dengan Camat, perwakilan Kepala Desa, Salaludin, juga mengungkapkan rasa harunya atas perubahan wajah jembatan tersebut. Mulai hari ini, jembatan yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Jembatan Hitam resmi menyandang nama baru sebagai Jembatan Merah Putih Presisi.
“Terima kasih kepada pihak Kepolisian dan seluruh jajaran Polsek Sukaraja yang selama ini ikut berjibaku bergotong royong bersama warga. Kami juga mengapresiasi rekan-rekan media yang telah mempublikasikan kondisi kerusakan jembatan sebelumnya, sehingga hari ini perbaikan bisa terwujud dan masyarakat merasa aman saat melintas,” pungkas Salaludin.
Source      : Renaldi/Humas Polres Seluma
Editor       : Do





