Seluma – Dua nelayan tradisional warga Desa Muara Maras, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, nyaris tenggelam terseret arus ombak laut. Setelah perahu yang ditumpanginya karam akibat diterjang ombak. Kamis ( 26/8/2021 ).
Diketahui kronologi kejadian bermula pada Rabu ( 25/8 ) pagi sekira pukul 05:30 wib Burhan ( 55 ) dan Anton ( 35 ) warga Desa Muara Maras yang berprofesi sebagai nelayan tradisional pergi melaut mencari ikan menggunakan perahu dengan mesin 25 PK jenis Yamaha, namun naas pada saat menuju pulang sekitar pukul 14:45 perahu mereka dihantam oleh ombak besar yang membuat mereka nyaris tenggelam.
” Perahu kedua nelayan tradisional sempat karam saat akan berlabuh. Sehingga keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepi pantai,” Sampai Anggota Posal Seluma Koptu Ade Marully yang dibenarkan oleh Kopda Budi Prayitno kepada wartawan.
Lanjut Budi, pada saat kejadian warga dan nelayan serta Anggota personel Posmat Seluma yang melihat adanya kapal nelayan yang terjadi karam. Langsung berupaya menyelamatkan kedua korban dan berusaha melakukan evakuasi perahu nelayan tersebut ke tepi pantai.
“Untuk kedua nelayan selamat dan langsung dibawa ke tepi pantai. Kedua nelayan selanjutnya diantar kerumah masing-masing untuk mendapat perawatan ringan. Sedangkan untuk perahu dan jaring. Serta motor tempel jenis Yamaha 25 PK juga berhasil diselamatkan. Hanya saja ikan hasil tangkapan mereka tumpah di laut,” Jelasnya
Menurut pengamatan Budi, kejadian tersebut diduga karena terjadinya gelombang laut yang tinggi. Dengan posisi gelombang mencapai pada posisi 4° 21’ 30” S – 102° 47’ 11” E.
” Kami menghimbau kepada para nelayan agar para nelayan diseluruh pesisir laut Bengkulu memperhatikan cuaca disaat melaut. Karena perairan laut Bengkulu berhadapan langsung dengan Samudera Hindia yang cuacanya sering berubah-ubah. ” Tutup Budi. ( Do )





