pensiljurnalis.my.id, Seluma – Pekerjaan fisik normalisasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Air Seluma terus menunjukkan progres positif. Pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu bersama kontraktor bergerak cepat merampungkan pengerukan sedimentasi pada saluran irigasi di ruas BS 5 hingga BS 6 guna mengatasi dampak musim kemarau di lahan pertanian warga.
Langkah cepat pemulihan pasokan air ini disambut gembira oleh masyarakat Kelurahan Padang Rambun. Setelah sempat dikeringkan sementara waktu sesuai tahapan sosialisasi untuk kelancaran proyek, pintu air kini dibuka kembali. Aliran air ini sebagian sudah mengalir lancar memenuhi petak-petak sawah di area BS 6, bahkan sebagian debit airnya sudah mulai menjangkau wilayah persawahan di area BS 7.
Secara teknis, proyek infrastruktur yang sedang berjalan ini mencakup perbaikan menyeluruh pada jaringan irigasi primer dan sekunder, pembenahan bangunan pendukung, hingga pengerasan jalan inspeksi. Kehadiran proyek ini dinilai menjadi solusi jangka panjang bagi keandalan sistem pengairan di Kabupaten Seluma.
Merespons dampak positif tersebut, salah seorang petani sawah di area BS 7, Saprodi, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus apresiasinya yang mendalam atas dibukanya kembali aliran irigasi serta pengerjaan proyek yang berjalan profesional.
“Kami para petani sangat berterima kasih karena normalisasi saluran irigasi di ruas BS 5 sampai BS 6 sudah selesai dikerjakan dengan cepat. Saat ini air sudah dibuka, dan alhamdulillah alirannya sudah masuk ke petak-petak sawah di BS 6 serta sebagian sudah mengaliri sawah kami di BS 7,” ujar Saprodi saat mendampingi petugas BWS mengecek debit air di lapangan, Sabtu (3/10/2026).
Saprodi menambahkan, petani sangat mengapresiasi kegiatan proyek fisik irigasi yang sedang berlangsung saat ini. Menurutnya, pembenahan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap nasib masyarakat bawah, khususnya di sektor pertanian.
“Kami sangat mengapresiasi proyek irigasi yang sedang berjalan ini. Pemerintah dan kontraktor benar-benar memikirkan kebutuhan petani. Dengan adanya perbaikan saluran dan pengerukan lumpur ini, kami optimis kebutuhan air sawah ke depan akan terpenuhi dengan baik dan hasil panen bisa lebih maksimal,” tuturnya.
Upaya nyata dari BWS Sumatera VII Bengkulu ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas pasokan air hingga seluruh tahapan proyek rampung sepenuhnya, sekaligus memperkuat program ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Pewarta       : Redaksi/Renaldi
Editor         : Do





