BerandaHeadlineKeluarga Lapor Polisi..!, Sebelum MD, Relawan PMI Seluma Diduga Alami Persekusi

Keluarga Lapor Polisi..!, Sebelum MD, Relawan PMI Seluma Diduga Alami Persekusi

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Selama lebih dari tiga Minggu Jenazah salah satu relawan Palang Merah Indonesia berinisial H (32) dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Tanah Lupis Kecamatan Seluma, Tepatnya Selasa (12/2023) malam H meninggal dunia di rumah orang tuanya di kelurahan Tanah Lupis.

Pada awalnya keluarga H tidak tidak ada kecurigaan atas meninggalnya H, namun setelah keluarga korban membuka folder Handphone milik H, hal yang mengejutkan ditemukan.

Saat di wawancarai Wartawan, Salah satu keluarga korban menyampaikan, sebelum almarhum meninggal diduga kuat merupakan korban persekusi, sehingga pihak keluarga korban melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib karena tidak ingin makam H dibongkar, Kamis (16/03/2023).

“Kami menemukan rekaman suara di Handphone H berdurasi kurang lebih 47 menit, dan dari suara rekaman yang didengar bahwa sebelum meninggal H sempat diintrogasi oleh lebih dari 2 orang, dan diduga introgasi tersebut terjadi di Kantor PMI Seluma,” sampai keluarga H.

Lebih lanjut keluarga H menjelaskan bahwa di dalam rekaman itu juga H sempat dituduh Mengintip salah satu perempuan diduga berinisial T, yang merupakan KSR PMI Dehasen. Namun, H menepis tuduhan itu, dan terdengar H di paksa mengaku bahkan sempat diancam oleh orang yang disebutkan dalam rekaman berinisial R “Kalu Idak aku mati, berarti kau yang mati”.

“Terdengar jelas bahwa H dipaksa mengakui bahwa dia mengintip T KSR PMI Dehasen, namun H tidak mengakui itu. Sehingga terdengar ancaman yang dilontarkan oleh orang yang mengintrogasi. Didalam introgasi itu juga hadir Petinggi PMI Seluma dan Petinggi PMI Kota Bengkulu,” tegas keluarga H.

Sementara itu, diakhir rekaman terdengar H dikejar dan juga terdengar suara diduga pukulan, sehingga H sempat berkata “Idak nian kak”. Sementara itu, ketika dikonfirmasi, terduga pelaku persekusi berinisial R mengakui ada keributan dan dia juga ikut berada di dalam ruangan pada saat mengintrogasi H.

“Iyo bang, ado nian masalah tapi la selesai masalahnya kemaren waktu malam keduo kami utus Ketum KSR PMI Dehasen untuk nutupi masalah ini,” sampai R saat dihubungi via telpon seluler Rabu (15/03) pagi. (Red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments