Seluma – Gejolak penolakan PT. Faminglevto Bakti Abadi, yang akan kembali beroperasi di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, tidak hanya di Desa Pasar Seluma, tetapi gejolak tersebut juga di suarakan oleh 5 Desa yang berada di Pesisir Barat Bengkulu, Kabupaten Seluma.

Hal tersebut terbukti dengan adanya surat kesepakatan yang ditandatangani oleh 5 Kepala Desa yang berada di Pesisir Barat Kecamatan Ilir Talo dan Desa Pasar Seluma. yakni Desa Pasar Talo, Desa Margo Sari, Desa Penago 1, Desa Penago Baru dan Desa Rawa Indah pada Jum’at 19 November 2021 sekira kurang lebih pukul 19:30 wib di Desa Penago Baru. Sabtu ( 11/12/2021 ).
Salikin, Kepala Desa Penago Baru, saat dikonfirmasi terkait kesepakatan ke 5 Desa di Kecamatan Ilir Talo mendukung Desa Pasar Seluma, menolak kembalinya kegiatan tambang pasir besi itu, membenarkan hal tersebut, diungkapkannya itu mereka lakukan menanggapi permintaan dari masyarakat.
” Kesepakatan itu benar adanya, hal itu kami laksanakan menanggapi adanya desakan dari masyarakat 5 Desa yang menolak kehadiran tambang tersebut, karena masyarakat khawatir apabila tambang itu kembali hanya akan membukakan kran kembalinya PT. perusahan tambang pasir besi yang lain kembali beroperasi lagi di Daerah pesisir Barat ini.” Sampainya.
Sementara itu, Turiman Djarot, salah satu tokoh masyarakat Desa Rawa Indah, yang hadir pada acara kesepakatan ke 6 Kades tersebut menyampaikan, kalau kesepakatan Kades tersebut murni memenuhi desakan dari masyarakat.
” Pertemuan itu murni desakan kami selaku tokoh masyarakat, karena mereka adalah pelayan masyarakat, perpanjangan tangan Pemda Seluma yang berada di bawah.” Ujarnya.
Kata Turiman, dukungan penolakan tambang pasir besi di Desa Pasar Seluma itu bukan tanpa alasan, sebab mereka khawatir apabila tambang tersebut kembali beroperasi tambang-tambang pasir besi yang lain akan berdatangan.
” Dengan kehadiran tambang pasir besi di Desa Pasar Seluma kembali beroperasi, tidak menutup kemungkinan ke khawatiran kami akan terjadi. saya minta jangan percaya dengan janji manis mereka, berkaca dengan eks tambang pasir besi yang sudah angkat kaki, hanya menyisakan lobang-lobang yang menganga, bahkan sudah ada yang menelan korban.” Tandasnya.( Do ).





