pensiljurnalis.my.id, Seluma – Kegiatan Silahturahmi antara Bupati Seluma, Teddy Rahman bersama wartawan di Kabupaten Seluma, Kamis (5/3) pagi lalu, yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfotik), terkesan merendahkan profesi wartawan Seluma.
Ketidak hadiran Bupati Seluma pada giat tersebut, selain mengecewakan hati para wartawan Seluma yang sudah lama mengharapkan silahturahmi dengan Bupati Seluma, giat yang di selenggarakan oleh Dinas Kominfo diduga sengaja untuk membenturkan wartawan diluar naungan dewan pers dengan Bupati Seluma.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ilham Hapdin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPD APPI) Kabupaten Seluma.
Pasalnya undangan tersebut seakan memberi harapan palsu bagi para rekan-rekan wartawan yang mau menyampaikan secara langsung kepada Bupati perihal huru hara yang dirasakan serta kelu kesah mereka yang selama ini yang terjadi di Kominfo Seluma.
“Dia (red, Kadis) sudah mengklarifikasi atas ketidak hadiran pak Teddy. Tetapi jadwal yang disampaikan oleh Kadis Kominfo juga sudah di dapat awak media, otomatis giat tersebut tidak mendadak seperti yang disampaikannya,” kata Ilham.
Menurutnya, bagi sebagian mata bisa jadi menilai peristiwa ini terkesan seperti di besar-besarkan. Namun kata Ilham kalau tidak ada indikasi dugaan sengaja mau merendahkan marwah Pers di Kabupaten Seluma, setidaknya ada perwakilan Bupati Seluma yang hadir.
Hanya untuk mengingat kata Ilham, kalau tidak ada indikasi dugaan unsur menyepelekan marwah Pers Seluma oleh Dinas Kominfo, giat serupa yang digelar oleh Kodim-0425 Seluma sempat beberapa kali ditunda lantaran Dandim belum bisa hadir.
Tetapi kenapa giat silahturahmi antara Dandim Seluma dengan wartawan dan LSM Seluma tidak menjadi gaduh. Karena dengan beberapa kali ditundanya giat tersebut oleh Kodim Seluma 0425, wartawan dan LSM Seluma mengerti dan memahami kalau Dandim Seluma sedang sibuk.
“tidak menjadi gaduh..!, kalau mau bisa saja pihak Kodim mengutus perwakilan, tetapi katena tidak mau terkesan merendahkan dan menyepelekan wartawan dan LSM Seluma, giat tersebut ditunda sampai terealisasi,” tandasnya.


