BerandaHeadlineBedah Rumah Baznas Seluma Terkesan Dikerjakan Asal Jadi dan Diduga Terindikasi Korupsi

Bedah Rumah Baznas Seluma Terkesan Dikerjakan Asal Jadi dan Diduga Terindikasi Korupsi

pensiljurnalis.my.id, Seluma – Kehadiran aksi kemanusiaan program Rumah Layak Huni (PRLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, sungguh sangat terasa sekali manfaatnya.

Bagaimana tidak, sebab adanya bedah rumah dari Baznas Seluma, selain Program dari pemerintah Bedah rumah tidak layak huni, harapan serta cita-cita keluarga yang kurang beruntung dalam ekonomi untuk memiliki rumah yang layak huni bisa terwujud.

Namun bagaimana jadinya, jika program yang dikomandoi badan Amal itu dicoreng oleh dugaan pekerjakan asal jadi dan terindikasi dugaan korupsi pada proses pengerjaan dan pelaksanaannya.

Seperti yang terjadi di Desa Serambi Gunung, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kegiatan bedah rumah milik seorang janda lansia, atas nama Parni (66).

Dok//Istimewa: Gambar Kayu Selot Atas dan Bata Tidak Simetris. (pensiljurnalis).

Kepada awak media online pensiljurnalis, Ia mengaku berdasarkan keterangan pihak Baznas Seluma, kepadanya besaran anggaran beda rumah miliknya Rp. 25 juta, dengan rincian Rp. 20 juta untuk material dan Rp. 5 juta untuk upah tukang.

“katanya pak, Jumlah duitnya Rp. 25 Juta. Bahan Rumah Rp. 20 juta, untuk upah tukang Rp. 5 juta. Saya cuman terima rumah, yang ngerjakan orang dari Baznas,” jawabannya dengan dialek daerah ketika dipertanyakan berapa jumlah bantuan dan siapa yang mengerjakan rumah miliknya.

Sementara, dari hasil analisa pekerjaan yang sudah dilaksanakan oleh pihak Baznas Seluma dilapangan, diduga kuat ada indikasi korupsi dan menguntungkan pihak Baznas Seluma, dengan dugaan sengaja memberikan material murah dan tidak berkualitas.

Selain hal tersebut, dengan nominal yang cukup fantastis itu, rumah Parni hanya berukuran kurang lebih 6×5 dan dinding bagian dalam hanya dibata setengah dinding dan disambungan dengan papan sangat kontras pada bangunan yang terkesan dikerjakan asal jadi oleh sang tukang.

Tak hanya itu, dugaan tersebut juga diperkuat dengan keterangan sang pemilik rumah, jika pada pelaksanaan pengerjaan rumahnya juga masih menyisakan material yang cukup banyak, seperti pasir, semen dan batu bata dan kayu.

Namun oleh pihak Baznas Seluma, diduga sisa material dipindahkan dan digunakan untuk membangun bedah rumah ditempat lain.

“semen sisa 8 sak, tapi saya minta 3 sak, yang 5 sak sudah dibawa, untuk sisa katanya mau diangkut semua, bata juga sudah diangkut. untuk sisanya nanti diangkut lagi pak katanya,” jelas pemilik rumah dengan polos, yang diduga kuat material yang diangkut adalah material dengan nominal belanja maksimal anggaran bedah rumahnya dan diduga sengaja dipindahkan demi meraup untung.

Sebagai tranparansi dana kegiatan serta mengetahui seperti apa realisasi dan teknis kegiatan Program Rumah Layak Huni dari Baznas Seluma, serta sebagai keberimbangan berita, Ketika dikonfirmasi dan komunikasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Selaku Ketua Baznas Seluma. Andi Menjawab dan berdalih jika pengerjaan bedah rumah milik Parni, Desa Serambi Gunung memang belum tuntas 100 persen, Dan masih 1 tahapan lagi yaitu plamir depan dan pengecatan.

“masih nunggu kering plesteran. Minggu depan tahap itu dilakukan. Adapun dana 25 juta tersebut benar, dan untuk pengalihan material adalah material restan (lebihnya dari kuota) untuk diterimakan pada penerima manfaat lainya yang 1 program dalam 1 bulan ini, sementara untuk kelebihan material berupa pasir tidak dialihkan”,singkatnya.

Simak terus pemberitaan media ini dalam mengungkap dugaan indikasi terhadap realisasi pengerjaan dan penerapan uang amal untuk masyarakat kurang mampu tersebut. Jika memang diperlukan awak media ini akan menghadirkan konsultan mandiri untuk melakukan penghitungan dan apabila ditemukan dugaan indikasi, selanjutnya diteruskan kepada pihak yang berwajib.

Pewarta          : Renaldi/Nanang

Editor              : pensiljurnalis

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments