pensiljurnalis.my.id, Seluma – Upaya gencar pemerintah daerah Kabupaten Seluma untuk berbenah beberapa tahun belakangan ini sudah mulai berhasil, bahkan sangat memanjakan pemandangan mata bagi masyarakat sekitar dan pengendara yang lalu lalang melintas di simpang enam dan tugu bujang gadis.
Bagaimana tidak, kalau selama ini masyarakat dan pengendara yang melintas atau yang memang sengaja mampir hendak bersua photo hanya disuguhi pemandangan kolam, tulisan Simpang Enam dan Tugu Bujang Gadis, saat ini Pemda Kabupaten Seluma, menambahkan ikon baru disekitarnya dengan tumpukan sampah.
Untuk Diketahui baru-baru ini, ada tumpukan sampah yang diduga sengaja dibiarkan berada di belakang tulisan Simpang Enam, pasalnya dugaan sengaja dibiarkan dan dibuang ditempat tersebut, diperkuat dengan adanya sebuah gerobak sampah.
“dek jangan buang sampah sembarang, disitu bukan tempat sampah, yang dijawab “ini ada gerobak sampahnya pak,” begitulah kata-kata pengendara yang sengaja ditegur oleh warga yang lainnya yang belum mengetahui kalau ada tumpukan sampah di belakang tulisan simpang enam.
Salah satu warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya ketika ditanya perihal keberadaan sampah tersebut, mengatakan tidak mengetahui kalau ada pembuangan sampah dibelakang tulisan simpang enam.
Tetapi menurutnya hal tersebut bisa saja terjadi lantaran dirinya mendengar isu kalau sebelumnya pekerja/petugas kebersihan sempat demo karena gajinya tidak dibayar.
“bisa jadi pak, siapa yang mau membersihkan kalau gajinya tidak dibayar. Infonya petugas kebersihan sempat gak digaji, tapi sudah dibayar. Mungkin karena takut gak dibayar lagi akhirnya gak dibersihkan, mungkin tapi pak,” tandasnya.
“atau bisa jadi sengaja disediakan pak, dari pada buang sampah sembarangan,” timpalnya lagi.
Ditambahkannya, apabila tidak dibersihkan dan dibuang tentunya hal itu akan sangat disayangkan sekali, sebab akan memancing warga yang lainnya untuk membuang sampah ditempat tersebut.
“kalau dibiarkan takutnya warga uang lain juga ikut buang sampah disitu, sebab mencegah lebih baik dari pada mengobati pak, karena lama-lama akan semakin banyak. Jadi kebiasaan,” tandasnya.
“mudahan-mudahan hanya sementara, setelah menumpuk lansung dibuang. Kalau dibiarkan kan malu kita pak, secara tulisan simpang enam itu banyak pengendara dari Kabupaten lain yang sengaja mampir untuk berdua photo.” sambungnya.
Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan media ini masih berupaya meminta keterangan kepada instansi terkait, alasan keberadaan gerobak sampah dibelakang tulisan simpang enam.
Pewarta    : Renaldi/Nanang
Editor      : pensiljurnalis





