Seluma – Setelah sebelumnya mendapatkan 3 kali Penghargaan tingkat Nasional sebagai wanita mandiri dan inspiratif, Oktarina Syafriantini yang akrab disapa Tien Syafrudin Gubernur LSM Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Provinsi Bengkulu, Dewan Penasehat SMSI Provinsi Bengkulu, Ketua Dewan Penasehat Panca Marga, Ketua Dewan Peduli Umat.

Istri H. Syafrudin, DA, S.H, M.H, Sekda Kabupaten Seluma periode 2012 – 2014. Rabu ( 23/12 ) di Gedung Aula BPKD Seluma, terima penghargaan sebagai wanita Inspiratif dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Seluma masa Bhakti 2012 – 2014 yang telah mendukung kegiatan dengan menciptakan ” Batik Beremis ” untuk Dharma Wanita Kabupaten Seluma. Sabtu ( 25/12/2021 ).
Dalam kata sambutannya Tien Syafrudin, menyampaikan rasa terimakasih atas penghargaan yang telah dianugerahkan kepadanya. dan selain itu Beliau juga mengatakan kalau dirinya siap membantu Kabupaten Seluma untuk lebih maju.
” Alhamdulillah dan terimakasih atas semuanya, dan Saya mendukung Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Seluma. Seluma jangan sampai jelek, dan kalau ada yang buat jelek, saya jewer pemainnya.” Sampai aktivis wanita yang akrab dengan sapaan Bunda Tien Syafrudin itu.
Dihadapan Sekda Kabupaten Seluma, H. Hadianto, SE. MM. M.Si, Tien Syafrudin, juga menyinggung terkait kehadiran perusahaan tambang biji pasir Besi di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma.

” Sebagai Gubernur LIRA, Mohon izin pak Sekda. terkait dengan kehadiran tambang pasir besi, di pastikan saya akan Muncul.” Tukasnya.
Selanjutnya setelah Mendapatkan informasi, kalau Emak-emak di Desa Pasar Seluma, sedang menuju lokasi tambang, untuk menduduki lokasi areal pertambangan pasir besi, Seusai acara penerimaan penghargaan itu, bersama dengan beberapa pemuda Kabupaten Seluma dirinya pun langsung menuju lokasi tambang tersebut.
” Saya prihatin, kemana hati nurani mereka. dan kemana aktivis Kabupaten Seluma, kenapa hanya diam. seharusnya mereka tidak membiarkan ibu-ibu berjuang sendiri, apa sudah dikondisikan semua.” Tegasnya. sembari memberikan semangat kepada emak-emak yang berada dilokasi tambang pasir besi.
” Saya sangat yakin kalau Emak-emak yang berjuang sekarang bergerak dengan hati Nurani. sebab mereka sudah rela berpisah dengan anak-anaknya untuk berjuang, pasti ada kekhawatiran yang amat sangat ditakutkan oleh mereka dengan hadirnya tambang pasir besi itu.” Sambung pencipta batik Beremis itu. ( Do ).





