pensiljurnalis.my.id, Seluma – Bencana dapat terjadi kapanpun dan dimana saja, dan bencana merupakan suatu musibah yang waktu kejadiannya tidak dapat diprediksi, serta tergantung dengan faktor ancaman dan karakter bencana masing-masing wilayah.
Kabupaten Seluma merupakan salah satu Daerah wilayah yang rentan terjadi bencana, seperti bencana banjir khususnya di beberapa desa yang berada disekitar Sungai. Seperti yang terjadi di Desa Selingsingan ( 5/2/22 ) yang lalu, menyusul hari ini juga banjir merendam desa Sukarami, Pasar Seluma, Muara Timput, Padang Pelasan, Lawang Agung, Babatan, Kecamatan Ilir Talo dan desa-desa lainnya.
Optimalnya suatu pelayanan bencana harus didukung peralatan yang memadai, baik armada, logistik maupun peralatan pendukung lainnya. Peralatan bencana biasanya bersumber dari Anggaran Daerah maupun anggaran Pusat.
Sejauh ini peralatan yang dimiliki oleh dinas/instansi terkait di Kabupaten Seluma sudah sangat cukup memadai, namun perawatannya masih belum maksimal, seperti Perahu yang berwarna orange berdasarkan data yang berhasil dihimpun sudah kurang lebih 3 bulan terbengkalai di Danau Simpang Enam Tais.
” Seharunya dinas terkait mampu bertanggung jawab penuh atas pemberian peralatan ini, dikhawatirkan apabila peralatan ini dibutuhkan mendesak, maka akan terkendala dari segi mobilisasi dan kualitas alat tersebut, sehingga terjadilah pelayanan bencana yang tidak maksimal.” tandas Wawan, yang berada dilokasi perahu tersebut kepada pensiljurnalis.my.id. minggu ( 6/2/2022 ).
” Karena Bantuan bencana tidak hanya berbicara tentang Indomie, Air Mineral dan Sarden saja. Namun pelayanan yang maksimal tentunya diharapkan oleh masyarakat korban bencana.” imbuhnya. ( Do ).





