Seluma – Ahyudi ( Korban ), Warga Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, terbaring lesu diruang ICU RSUD Tais ketika menjalani perawatan pada Sabtu ( 11/9 ) petang setelah ditikam teman satu Desanya yang diketahui berinisial H-J ( Pelaku ) sebanyak tiga kali dibagian punggung nya sepulang dari jalan-jalan ke Desa Puguk, Kecamatan Seluma Utara. Minggu ( 12/9/2021 ).

Menurut keterangan Pelaku, kronologi kejadian bermula saat pelaku dan korban yang tidak lain teman satu Desanya jalan-jalan ke Desa Puguk. Namun pada saat sebelum pulang ke Desa Talang Rami, korban ingin meminjam motor pelaku untuk mengapel kerumah pacarnya, lantaran hari sudah larut malam pelaku melarang korban dan pelaku mengajak korban pulang.
Namun sepanjang jalan dalam perjalanan pulang dengan mengendarai motor berboncengan. korban yang mengemudikan motor tidak henti menggerutu dan mengata-ngatai pelaku. pelaku yang tersulut emosi lantas menikam punggung korban sebanyak tiga kali yang menyebabkan motor yang mereka kendarai tersungkur, sehingga korban tidak hanya mengalami luka tikam tetapi juga luka dibagian dagu dan dada akibat terjatuh.
” Saya tikam dengan pisau dapur. setelah Dia ( korban ) lemah, saya kasih minum dan selanjutnya saya mengurus Dia.” Pengakuan pelaku saat diwawancarai wartawan.
Selanjutnya menurut dari pengakuan pelaku, karena panik, pelaku membawa korban kerumah adik perempuannya ke Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, karena Bidan Desa setempat tidak mampu lagi mengobati luka korban. Keluarga pelaku yang mendapat kabar terkait penikaman tersebut langsung datang, didampingi Kades Talang Rami, selanjutnya korban langsung dilarikan ke RSUD Tais.
Setelah korban berada di RSUD Tais, Kepala Desa dan keluarga pelaku, pelaku diamankan ke Mapolsek Seluma, untuk meredam situasi di Desa Talang Rami, terutama dari pihak keluarga korban.
Setelah diamankan di Mapolsek Seluma, Unit Reskrim Polsek Seluma kemudian membawa pelaku menyisir lokasi TKP yakni Desa Puguk, untuk mencari barang bukti namun upaya itu belum berhasil, lantaran pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban, dibuang pelaku ke semak belukar. ( Do ).





