pensiljurnalis.my.id, Seluma – Belakang ini warga warga Desa Padang Capo Ilir, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, kembali diresahkan dengan munculnya kembali Harimau Sumatra. Sabtu ( 18/6/2022 ).
Bahkan munculnya kembali hewan yang mulai punah itu, menurut nenek Ngatinem ( 65 ) warga setempat sudah memangsa hewan ternak miliknya. Walaupun belum tahu pasti kalau tersangka pemangsa kambing dan anjing peliharaan nenek Ngatinem adalah hewan yang dilindungi itu, tetapi dilihat dari letak wilayah Desa Padang Capo Ilir yang berada di dekat kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu, tidak menutup kemungkinan Harimau lah pelakunya.
Kepastian kalau Harimau lah pelakunya, cucu nenek Ngatinem menemukan diduga jejak kaki harimau sumatera. yang membuat keluarga nenek Ngatinem sontak panik dan melaporkan kejadian ini ke perangkat desa setempat.
“kalau totalnya sudah 6 ekor kambing saya yang sudah dimangsa, terakhir 1 ekor anjing saya yang juga ikut diterkam di depan rumah saya ini”. terang Nenek Ngatikem.
Dikutif dari media online rbtvcamkoha.com, Menyikapi hal ini, Kepala BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Bengkulu, Mariska Tarantona menegaskan, usai menerima pemberitahuan perihal tersebut diatas, pihaknya langsung menerjunkan personelnya untuk mengecek ke lokasi, untuk memastikan binatang buas jenis apa yang telah menerkam ternak kambing warga Desa Padang Capo Ilir.
Sebab, menurut keterangan Tarantona Mariska, selain harimau, satwa liar seperti beruang madu juga kerap menyerang ternak kambing, seperti kejadian serupa di Desa Tanjung Kuaw Kecamatan Lubuk Sandi pada tahun lalu yang menerkam belasan ekor kambing milik warga desa tumbuan yang berkebun di Desa Tanjung Kuaw.
” pengecekan lokasi sudah kita lakukan, dan titik koordinat berada tak jauh dari kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu yang merupakan home range dari keberadaan satwa liar. Adanya gangguan konflik satwa liar ini, saya juga berharap untuk tidak main hakim sendiri terhadap satwa yang dilindungi Negara ini”. tegas Mariska Tarantona mengakhiri. ( Red ).





