BerandaHeadlineWarga Bentuk Forum, Desak Pemda Seluma Segera Hentikan PT. Faminglevto

Warga Bentuk Forum, Desak Pemda Seluma Segera Hentikan PT. Faminglevto

Seluma – Tanggapi desakan warga yang datang ke kediamannya,Hertoni, Kades Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Sabtu ( 11/12 ) malam sekira kurang lebih pukul 20:30 wib, adakan rapat konsolidasi bersama warga yang meminta penutupan tambang pasir besi di Desanya. Minggu ( 12/12/2021 ).

Hasil dari pertemuan itu, warga bersama Pemdes Pasar Seluma, sepakat membentuk Forum Warga Pesisir Barat ( FWPB ) menolak tambang pasir besi yang akan beroperasi di Desa Pasar Seluma tersebut.

Kepada warga yang datang, Hertoni mengatakan, kalau Senin ( 13/12 ) dirinya akan menghadap ke Pemda Kabupaten Seluma, untuk menyampaikan surat desakan dari warganya yang meminta pada Pemda Seluma untuk menyampaikan kepada pihak PT. Faminglevto Bakti Abadi untuk segera hengkang dari Desa mereka.

” Warga yang datang mendesak Bupati Seluma untuk segera bertindak. saya harap Pemda Seluma respon terhadap pergolakan yang terjadi di Desa Pasar Seluma, karena saya khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” Ujarnya.

Lanjutnya, Pada surat yang akan disampaikan olehnya kepada Pemda Seluma itu, Warga yang menolak tambang tersebut mengatakan mengultimatum Pemda Seluma untuk memperingati pihak PT. Faminglevto untuk mengangkut peralatan yang sudah ada di lokasi tambang, selama satu Minggu kedepan, dan apabila peringatan warga tidak di indahkan, maka warga Desa Pasar Seluma yang menolak akan bergerak mengusir PT tersebut.

” Pernyataan dari warga sudah cukup jelas. Jangan sampai warga bergerak sendiri. untuk mengindari dampak buruk dari emosi warga, karena apabila terjadi akan sulit untuk diredam, dan kalu terjadi siapa yang mau menanggung resikonya, kepada pihak perusahaan saya harap sadar diri kalau mayoritas warga disini ( Desa Pasar Seluma ) tidak menghendaki kehadirannya dan segeralah angkat kaki, sebelum batas waktu peringatan dari warga yang menolak.” Tandasnya. ( Do ).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments