Seluma – Akibat proyek rehab/renovasi 8 ruangan kelas Sekolah Dasar Negeri ( SDN 172 ) Seluma yang didanai pusat Kementrian PUPR belum kunjung tuntas, murid SDN 172 Seluma, Desa Rena Gajah Mati 1, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, terpaksa harus belajar di lantai.

Pekerjaan proyek senilai Rp 2,4 Miliar dengan kontrak kerja selama 210 hari yang dimulai Februari 2021 lalu itu sampai dengan awal bulan Agustus 2021 ini, progres pekerjaannya belum mencapai 80 persen. Selasa ( 03/8/2021 )
Kepada wartawan salah seorang guru, GGD Rifki Nurul Aslami mengatakan, karena tidak ada fasilitas lain untuk belajar, untuk memenuhi kewajiban pihak sekolah berinisiatif membuat teras depan mess guru untuk dijadikan ruang belajar.
Kepala SDN 172 Seluma Agus Tiwarman , mengaku dilema yang dialaminya saat ini, sebab disamping dirinya bersyukur sekolahnya direhab, dan Ia berharap pekerjaan proyek tersebut segera tuntas.
“ Biasanya kalau proyek jembatan harus disiapkan jembatan alternatif, lah ini seluruh kelas direhab tapi kami tidak disediakan fasilitas untuk belajar yang layak”, Ketus Agus Tiwarman. ( Do )





