pensiljurnalis.my.id, Bengkulu – Melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Bengkulu. Seluruh peserta musyawarah menyepakati satu nama secara aklamasi menunjuk April Yones, M.AP sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bengkulu.
Atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPW PPP Bengkulu. Ketua DPRD Seluma periode 2024-2029 itu selain mengucapkan rasa terimakasih juga berkomitmen menjalankan amanah partai secara terbuka dan bertanggung jawab.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan teman-teman. Amanah ini akan saya jalankan secara transparan dan bertanggung jawab,” ujar April Yones, seusai Muswil Minggu (8/2).
Menurutnya, soliditas partai menjadi hal penting dalam menghadapi agenda politik ke depan. Diktakannya, pihaknya akan segera membangun komunikasi dengan seluruh struktur partai, termasuk DPC yang belum hadir dalam musyawarah.
“DPC yang belum hadir tetap akan kami ajak dialog. Tujuannya satu, merapatkan barisan untuk memajukan PPP dan Provinsi Bengkulu,” tegasnya.
Untuk diketahui, Keputusan penunjukan April Yones sebagai Ketua DPW PPP Bengkulu dinyatakan final tanpa adanya perbedaan pendapat.
Karena Musyawarah Wilayah PPP Bengkulu menetapkan April Yones sebagai ketua setelah seluruh DPC peserta musyawarah menyepakati satu nama.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Seluma, Ansori, S.Sos,. Ia menegaskan hasil musyawarah sudah sah dan sesuai mekanisme organisasi.
“Sudah final. Semua sepakat mengerucut ke satu nama, yaitu Bapak April Yones,” kata Ansori.
Lebih lanjut, Ansori juga mengatakan Meski terdapat lima DPC yang tidak hadir, proses pengambilan keputusan tetap berjalan sesuai aturan karena tidak ada usulan lain yang disampaikan.
Selain itu, musyawarah yang berlangsung juga diikuti perwakilan sembilan DPC kabupaten ditambah unsur perimbangan.
“Yang tidak hadir tidak menyampaikan usulan apa pun. Proses tetap berjalan sesuai mekanisme,” ujarnya.
Untuk diketahui, penetapan April Yones juga telah mendapat persetujuan Ketua Umum DPP PPP, Haji Muhammad Mardiono. Selanjutnya, tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan untuk kemudian dilaporkan ke DPP guna penerbitan surat keputusan resmi.
Pewarta : Redaksi
Editor : Do





