pensiljurnalis.my.id, Seluma – Sebanyak 691 tenaga honorer Kabupaten Kepahiang resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pelantikan dilakukan secara massal oleh Bupati Kepahiang,H. Zurdi Nata.,S.IP dan wakil bupati Ir. Abdul Hafizh.,M.Si, beserta Sekda Hartono acara berlangsung di Lapangan kantor bupati Kepahiang, provinsi Bengkulu, Jum’at (12/12/2025).
Bupati Kepahiang menyebut pengangkatan ratusan tenaga honorer menjadi PPPK merupakan momen bersejarah dan bagian dari program kerja yang lebih efisien dalam penataan SDM daerah.
Memasuki masa fiskal yang menuntut penataan ulang SDM dan kelembagaan, sehingga diperlukan empat langkah penting.
Pertama, kondisi fiskal daerah yang terbebani belanja pegawai tinggi. Kedua, pelayanan publik harus meningkat dari sisi kecepatan tanpa mengurangi kualitas. Ketiga, efektivitas program birokrasi. Keempat, penataan ASN dan non-ASN, termasuk pengangkatan tenaga honorer.
”Dengan diangkatnya tenaga honorer menjadi tenaga PPPK, jangan dianggap enteng dan sepele sebab harus punya tanggung jawab moril dan tantangan pengabdian kedepannya,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang, Jono Antoni, S.Sos, M.M, mengungkapkan bahwa penyerahan SK PPPK di akhir 2025 mencakup tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis.
“Perlu disampaikan, paling banyak formasi pengangkatan dan penyerahan SK PPPK di Kabupaten Pemalang untuk sekarang yaitu dari formasi teknis disusul formasi guru dan kesehatan,” kata jono.
Untuk diketahui juga, ratusan PPPK yang diangkat ini umumnya telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun di lingkungan Pemkab Kepahiang. Salah satunya Rodi Hartono(45), yang telah mengabdi selama 14 tahun.
“Saya berharap, ke depannya bisa menjadi pegawai penuh waktu. Pengabdian yang tidak sia-sia selama 14 tahun saya jalani,” ungkap Rodi usai acara pelantikan.
Pewarta : Antok
Editor : Do





