Seluma – Setelah berbagai upaya untuk menurunkan angka Stunting didaerah pemerintahan nya, dari bidang kesehatan dan lainnya seolah tidak ada hasil, Karma Tirani, S.E Lurah Kelurahan Rimbo Kedui, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, tidak berputus asa dan berdiam saja untuk melepaskan diri dari gelar kelurahan penyandang Stunting.
” Selaku Lurah saya tidak berputus asa, Saya terus berupaya untuk lepas dari gelar itu, setelah dua pola upaya penanganan saya lakukan untuk memberantas stunting belum berhasil, akhirnya saya menggunakan pola ketiga yaitu sanitasi, karena untuk memberantas stunting itu ada tiga program, pertama pola kurang gizi, pola Asu dan yang ketiga pola sanitasi ” Ucap Lurah yang akrab dengan sapaan Etem kepada wartawan pensiljurnalis.my.id. Senin ( 24/5/2021 )
Lanjutnya, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan terkait penanganan stunting tersebut, akhirnya pihaknya menemukan kemungkinan besar penyebab tidak turunnya angka stunting di daerah kepemimpinan nya itu
” Karena berdasarkan hasil survei dan pengamatan di lapangan, akhirnya kami mengajukan permohonan pembangunan sanitasi ke Dinas PUPR Seluma kebidang Cipta Karya, Allhamdulillah kami berhasil, dan sebentar lagi akan teralisasi, mudah-mudahan dengan rampungnya pembangunan itu nanti angka stunting bisa berkurang, ” Tutupnya
” Kepada pihak Dinas PUPR Seluma, kami sangat berterimakasih atas terkabulnya permohonan pembangunan sanitasi di Kelurahan Rimbo Kedui ” Sampainya ( Do )





