pensiljurnalis.my.id, Lebong – Potensi wisata air panas di Desa Semelako II, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, provinsi Bengkulu,hingga kini belum dapat dikelola secara maksimal. Padahal, lokasi wisata yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari jalan lintas itu setiap sore dan hari libur selalu ramai dikunjungi warga.
Kepala Desa Semelako II, Rison Pansori, mengungkapkan bahwa lokasi wisata air panas yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari jalan lintas tersebut dan salah satu kendala utama adalah keterbatasan lahan untuk pengembangan kawasan wisata.

Dikarenakan Lahan di sekitar mata air panas merupakan milik masyarakat dan belum dapat dibebaskan lantaran permintaan harga ganti rugi yang dinilai terlalu tinggi.
“Kendala saat ini, belum bisa dikelola maksimal karena terhalang sama tanah masyarakat. Waktu ditanya, masyarakat minta harga tanah terlampau tinggi,” ujar Rison, kepada media ini, Rabu (30/7/2025).
Saat ini, area tersebut baru dimanfaatkan sebagai tempat pemandian oleh masyarakat. Namun, Kepala Desa dan warga berharap ke depan kawasan tersebut bisa dikembangkan menjadi objek wisata resmi yang lebih tertata

“Harapan kami ada solusi dari pihak terkait, agar pengembangan kawasan ini bisa ditindaklanjuti. Apalagi antusias masyarakat sangat tinggi. Setiap sore dan hari libur selalu ramai dikunjungi,” harap Rison.
Objek wisata air panas tersebut terletak di aliran Sungai Air Putih Lebong, yang dikenal memiliki air jernih dan mata air panas alami di bagian tepi dan dasar sungai.
Sumber air panas berasal dari Gunung Semelako dan memberikan sensasi tersendiri bagi para pengunjung.
Pewarta : Renaldi
Editor : pensiljurnalis





