BerandaNusantaraKabupaten Bengkulu TengahTumpukan Sampah Menjadi Pemandangan di Ruas Jalan Bengkulu-Kepahiang

Tumpukan Sampah Menjadi Pemandangan di Ruas Jalan Bengkulu-Kepahiang

pensiljurnalis.my.id, Benteng – Seperti tutup mata, Pemerintah setempat seakan-akan tak peduli melihat tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan ruas jalan lintas Bengkulu – Kepahiang yang dibuang oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

Sehingga sampah yang berserakan dipinggir jalan tersebut, menjadi perusak pemandangan asri kawasan hutan lindung tepatnya dijalan lintas Bengkulu-Kepahiang yang jika di cek di google maps, berada di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Tidak hanya satu titik, lantaran tidak ada ketegasan dari pemerintah daerah setempat, saat ini terpantau sudah ada empat titik lokasi pembuangan sampah dipinggir jalan tersebut.

Saat awak media ini sedang meliput titik lokasi sampah tersebut, salah satu warga yang berkebun di sekitar lokasi, menghampiri serta mengeluhkan keberadaan sampah yang berserakan dan lalu mengatakan kalau sampah-sampah itu dibuang oleh oknum pengendara dan oknum warga sekitar.

Ketika dipertanyakan sudah berapa lama sampah mulai menumpuk di empat titik lokasi tersebut, Ia mengatakan tak tau pasti awal mula tempat tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah.

“saya kurang tagu kapan awalnya, tapi semakin hari semakin banyak sampahnya. Gak dibuang buang, disitu aja. Masih untung karena dipinggir jurang, jadi sampahnya sudah banyak yang ke jurang,” paparnya sembari menunjuk ke bawah jurang.

Ditempat berbeda, salah satu pengendara yang dari keterangannya berasal dari Provinsi tetangga, saat bersamaan istirahat di warung tak jauh dari titik sampah, sembari bertutur sapah, menyayangkan keberadaan sampah yang berserakan itu, menurutnya meski jauh dari pemukiman tidak semestinya kawasan itu menjadi lokasi pembuangan sampah. Apalagi kawasan liku Sembilan adalah hutan lindung.

“wartawan ya pak, Saya yang melambaikan tangan ketika kalian mengambil gambar/Photo tumpukan sampah tadi. Sangat disayangkan sih, pemandangan yang indah dihiasi oleh tumpukan sampah. Seharusnya ketika oknum masyarakatnya tidak sadar kebersihan, pemerintah setempat berinisiatif mengambil alih kebersihan,” tandasnya.

Lanjutnya, Seharusnya Pemerintah Benteng menurunkan pihak kebersihan. Sebab menurutnya, apabila tidak ditindak lanjuti, tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan longsor dan terjadi nya pencemaran lingkungan, sedangkan jalan tersebut adalah jalan lintas.

“Pemerintah daerah sini kan ada dinas lingkungan hidup (DLH) ya dikerahkan untuk membersihkan, lalu dibuat pengumuman, ini malah dibiarkan, masih ada pemerintahnya gak sih daerah sini.” ketusnya, sembari tersenyum lalu berkata viral kan pak, karena zaman sekarang, no viral no aksi.” tutupnya.

Pewarta : Renaldi

Editor : pensiljurnalis

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments