Hadianto juga menegaskan atas kejadian ini Pemda akan melakukan sanksi terhadap petugas yang telah menolak pasien tersebut.
” Nanti kita cek dulu, jika dia ASN maka akan diberikan teguran keras, kalau dia bidan atau perawat PTT akan diberikan surat peringatan satu,” tegasnya.
Sementara itu, pihak rumah sakit mengakui bahwa adanya pasien demam tinggi datang ke RSUD Seluma. Hanya saja, karena pasien sudah lima hari demam panas, maka disarankan untuk datang kembali besok pagi untuk diperiksa langsung dokter spesialis.
“ Karena sakitnya sudah lima hari, maka dari itu kami sarankan ke dokter spesialis. hari rabu ada ( dokter ). Sebelum mereka pergi, sudah kami panggil kembali untuk dilakukan pemeriksaan, tetapi karena keluarga pasien sudah marah mereka pulang,” jelasnya.
Untuk diketahui, penolakan pasien ini di posting di media sosial Faceebok dengan nama akun ayuk Teta yang kesal terhadap pelayanan RSUD Seluma, untuk lebih jelas kronologi kejadian baca pada berita sebelumnya, ( Viral..!, Sibuk Main Hp Oknum Nakes IGD RSUD Tais Tolak Pasien ). ( Red ).


