BerandaHeadlinePemkab Seluma Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Kawasan Kebun Buah

Pemkab Seluma Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Kawasan Kebun Buah

Seluma – Pemerintah Daerah Kabupaten ( Pemkab ) Seluma memanfaatkan lahan yang selama ini dibiarkan terlantar atau lahan tidur Seluas 10,3 Hektare yang berada di komplek perkantoran Pemkab Seluma untuk dijadikan kawasan kebun produksi.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pertanian ( Distan ) Seluma, Arian Sosial mengatakan ada 8 komoditi yang akan ditanam di kebun produksi Pemkab Seluma tersebut. Seperti Kelengkeng, Jambu Jamaika, Matoa, Durian, Mangga, Advokad dan Melinjo.

” Ada Delapan komoditi yang akan kita tanam. Sesuai instruksi Pak Bupati kita manfaatkan lahan tidur,” jelas Arian, Rabu (15/12/2021).

Lanjutnya, bahwa kebun produksi ini nanti akan dapat menjadi tempat wisata baru bagi Masyarakat Seluma. Untuk saat ini penataan telah dilakukan sedemikian rupa, menyerupai Kebun Raya Bogor.

” Pak bupati dan pak Wabup akan melakukan penanaman perdananya bersama Kepala OPD dan Forkopimda Seluma,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Seluma, Hadi Susanto mengatakan bibit ini merupakan bantuan dari Balai Beni Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( DLHK ) Provinsi Bengkulu dan Bapedas Bengkulu.

“Sebagian ada juga yang kita beli. Selebihnya merupakan bantuan dari DLHK dan Bapeda Bengkulu,” terang Hadi.

Sementara itu Bupati Seluma, Erwin Octavian, S.E pada kata sambutannya mengatakan, kalau semua harus kreatif memanfaatkan lahan yang ada, jangan dibiarkan terlantar begitu saja.

” Hari ini adalah hari yang bersejarah. Tiga atau empat tahun ke depan kita akan rasakan manfaatnya. Intinya jangan kita biarkan lahan kita ini tidur, ayo manfaatkan,” pesan Bupati.

Pada acara tersebut selain dihadiri oleh Kepala OPD juga tampak perwakilan Forkopimda Kabupaten Seluma. ( Do )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments