Seluma – Nur Rafika ( 43 ), Pendiri Yayasan Gerakan Pemuda Peduli Bengkulu ( GPPU ), yang bergerak di bidang sosial, memutuskan untuk memvakumkan Yayasannya, tidak sebatas itu, dalam waktu dekat Pengurus Yayasan GPPU juga akan dibubarkan.
Kepada pensiljurnalis.my.id, melalui via telpon whatsapp sekira pukul 11:30 wib, Ia mengatakan hal tersebut dilakukannya karena di tubuh Yayasannya itu sudah tidak sinkron lagi. Minggu ( 28/11/2021 ).
” Yayasan GPPU saya vakumkan dan akan dibubarkan Pak. jadi diberitahukan kepada seluruh Instansi Pemerintah dan Swasta, agar tidak melayani dan memberikan sumbangan dalam bentuk apapun kepada siapapun yang mengatasnamakan dari yayasan GPPU.” Tukasnya
Saat ditanya apa yang menjadi penyebab dasar, sehingga dirinya memutuskan untuk memvakumkan seluruh kegiatan yang Yayasan GPPU yang beralamat di Jl. Suprapto Dalam Gang Padang Tekurung 4, RT. 39, RW. 07, Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, itu Beliau menjawab. menurut nya hal itu dikarenakan tidak adanya koordinasi Pengurus kepada pendiri dan pembina Yayasan.
” Karena menurut saya Etika organisasi sudah tidak berfungsi dan sudah keluar dari harapan pendiri dan pembina, maka saya selaku pendiri memutuskan kalau Yayasan GPPU di Vakumkan dan dibubarkan.” Singkatnya. ( Do ).





