BerandaHeadlineMengharukan, Proyek Jalan Belum Rampung Keranda Jenazah Terpaksa Di Panggul Warga

Mengharukan, Proyek Jalan Belum Rampung Keranda Jenazah Terpaksa Di Panggul Warga

Seluma – Jenazah Almarhumah Warsinem ( 55 ), Warga Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, setibanya di persimpangan desa sekitar pukul 02.00 WIB, saat menuju rumah duka terpaksa keranda jenazahnya di panggul warga dengan cara ditempuh dengan jalan kaki sejauh kurang lebih 3 Kilometer.

Lantaran Ambulance tidak bisa masuk karena akses jalan menuju rumah duka dalam proses pekerjaan proyek yang masih berlumpur akibat hujan dan rusak lantaran kendaraan roda 4 yang masuk menggunakan rantai. data terhimpun, kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi dengan warga Desa Talang Rami lainnya.

” Benar pak, jenazahnya dibawa jalan kaki, karena Ambulance tidak bisa masuk karena proyek jalan yang di kerjakan masih rusak dan berlumpur akibat hujan dan kendaraan roda 4 yang menggunakan rantai.” Sampai Ujang ( panggilan ) Sekretaris Desa Talang Rami.

Dilansir dari media Online Rbtvcamkoha.com Almarhumah meninggal setelah sempat dirawat beberapa hari di RSUD, akibat komplikasi usai disuntik vaksin, almarhumah mengalami sesak napas dan demam tinggi.

Alim warga Talang Rami mengatakan, almarhumah disuntik vaksin di Posyandu Talang Rami pada senin ( 8/11 ), Beberapa jam kemudian, almarhumah mengeluh sesak napas sehingga senin sore dilarikan ke RSUD Tais. Karena kondisinya semakin menurun, akhirnya hari selasa dirujuk ke RSHD Kota Bengkulu. Beberapa hari dirawat, Jumat malam (12/11) almarhumah meninggal dunia.

” Harusnya kan discreening dulu punya riwayat penyakit atau tidak, tapi malah langsung disuntik vaksin,” ujar Alim.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaluddin saat dikonfirmasi mengaku sebelumnya saat ditanya petugas, almarhumah tidak mengakui punya riwayat penyakit. Saat diperiksa tensi darah juga normal dan layak divaksin.

Namun belakangan diketahui almarhumah memiliki penyakit pembengkakan jantung yang sudah menahun tapi tidak diketahui atau tidak terpantau.

” Pada saat di RSUD Tais hasil pemeriksaan laboratorium gula darah sementara (gds) 75 (rendah) hifoglikemi, trombosit rendah (gejala DBD), eritrosit tinggi (menandakan ada infeksi) menegaskan sesak hebat, jadi hasil rontgen terjadi pembesaran jantung menandakan penyakait jantung sudah lama dan menahun”. Terang Rudi Syawaluddin.

Sumber : Rbtvcamkoha.com
Editor : Redaksi pensiljurnalis.my.id

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

spot_img
spot_img

Recent Comments