Seluma – Tidak setuju atas pemberhentian penyampaian hasil kesepakatan rapat Banggar yang dibacakan oleh PLT. Sekwan Seluma M. Husni, S.E selaku Juru Bicara Banggar oleh Ketua dan Waka II DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca, S.Sos dan Ulil Umidi, S.Sos. pada rapat paripurna sekira pukul 13:00 wib, Setelah menyampaikan protes Ketua Fraksi Nasdem Tenno Heika, S.Sos langsung meninggalkan ( Walk-out ) rapat tersebut diatas. Senin ( 26/7/2021 )
Saat di wawancarai wartawan terkait Walk-out yang dilakukannya, Tenno menyampaikan kalau itu bentuk kekecewaan dirinya atas keputusan yang diambil Ketua dan Waka II.
” Saya lihat disitu tidak ada tatib yang dihilangkan, Sekwan sudah membacakan setengah bahkan hampir selesai, terus Sekwan dihentikan dan diturunkan, kemana hati nurani dan mana etika kita selaku Anggota DPRD, kalau mau menghentikan kenapa tidak dari awal sebelum Saudara sekwan membaca dan menyampaikan nya” Tegas Tenno
Selanjutnya Ia juga mengatakan kalau manuver yang dilakukan oleh Saudara Ketua DPRD Seluma pada rapat tersebut sudah tidak benar dan hal itu akan memalukan saudara sekwan didepan Paripurna tertinggi.
” Itu adalah manuver yang akan membuat malu saudara sekwan, dan itu sudah tidak benar, ini adalah Paripurna tertinggi, menurut saya disitu tidak ada tatib yang dilanggar, jadi mohon maaf kalau hal itu terjadi pada kita, saya rasa pasti sudah ribut ” Kesalnya sembari berlalu meninggalkan Gedung Paripurna
Rapat yang sempat terhenti kembali dilanjutkan dan berjalan dengan semestinya Setelah mendapat beberapa kritik dan saran dari Anggota DPRD yang hadir pada Rapat Paripurna yang dihadiri langsung oleh Bupati Seluma Erwin Oktavian, S.E itu, dan sepakat hal tersebut dibacakan oleh Tim Banggar dari Fraksi PDI Perjuangan Dodi Sukardi. ( Red )





